Tuesday, April 5, 2016

Matius 16:1-4, MEMINTA TANDA


Matius 16:1-4
1 Kemudian datanglah orang-orang Farisi dan Saduki hendak mencobai Yesus. Mereka meminta supaya Ia memperlihatkan suatu tanda dari sorga kepada mereka.
2 Tetapi jawab Yesus: "Pada petang hari karena langit merah, kamu berkata: Hari akan cerah,
3 dan pada pagi hari, karena langit merah dan redup, kamu berkata: Hari buruk. Rupa langit kamu tahu membedakannya tetapi tanda-tanda zaman tidak.
4 Angkatan yang jahat dan tidak setia ini menuntut suatu tanda. Tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus." Lalu Yesus meninggalkan mereka dan pergi.

The Pharisees and Sadducees Seek a Sign
1  Then the Pharisees and Sadducees came, and testing Him asked that He would show them a sign from heaven.
2  He answered and said to them, "When it is evening you say, 'It will be fair weather, for the sky is red';
3  and in the morning, 'It will be foul weather today, for the sky is red and threatening.' Hypocrites! You know how to discern the face of the sky, but you cannot discern the signs of the times.
4  A wicked and adulterous generation seeks after a sign, and no sign shall be given to it except the sign of the prophet Jonah." And He left them and departed.

Kalau kita perhatikan ayat diatas kita dapat melihat suatu persekutuan yang aneh antara orang Farisi dan orang Saduki, kalau kita telaah sedikit tentang siapakah orang-orang Farisi dan siapakah orang-orang Saduki, kita dapat melihat persekutuan yang aneh ini, dimana persekutuan mereka ditujukan untuk melawan Tuhan Yesus.

Mari kita lihat siapakah :
1.  Orang Farisi.
Orang Farisi adalah imam-imam yang dibentuk untuk hidup dan mengajarkan menuntun dan memberi contoh, bagaimana mempelajari Hukum, Perintah lisan dan peraturan-peraturan, ketetapan-ketetapan serta adat istiadat yang berjalan supaya dapat dilakukan oleh orang-orang Yahudi.

Orang Farisi percaya akan Malaikat dan kebangkitan tubuh. (dasar ini juga yang dipakai Paulus dalam pengadilan dihadapan SANHEDRIN. (lihat Kisah 23:6-10).

Orang Farisi tidak tergabung dalam suatu partai Politik, tetapi mereka siap menerima pemerintah mana saja, asal mereka diberi kebebasan menjalankan prinsip-prinsip keagamaan mereka.

Orang Farisi merindukan dan mencari Mesias.
Orang Farisi memandang Agama dalam pengertian ritus dan kemurnian lahiriah.

2.    Orang Saduki.
Orang-orang yang kaya dan aristokrat, mereka terlibat jauh dengan politik. Dan melayani dan bekerja sama dengan pemerintah Romawi. Demi mempertahankan kekayaan dan hak-hak istimewa mereka.

Orang Saduki menolak sama sekali hukum lisan maupun peraturan ahli Taurat. Dan hanya percaya kepada Kitab Taurat sebagai hukum untuk hidup mereka.
Orang Saduki tidak percaya akan Malaikat dan kebangkitan tubuh.
Orang saduki tidak merindukan dan mencari Mesias.

Dengan perbedaan prinsip-prinsip iman dan doktrin yang sedemikian terjalnya antara orang Farisi dan orang Saduki, seharusnya kemungkinan untuk bekerjasama sangat mustahil.

Tapi kenyataannya luar biasa mereka dapat bersama-sama untuk melawan Tuhan Yesus, awalnya orang Saduki tidak pernah peduli dengan kehadiran Tuhan Yesus, tapi dalam perjalannya mereka ternyata membenci juga Tuhan Yesus.
Dasar kebencian dan perbedaan yang mendasar inilah yang dijadikan kesepakan mereka untuk menentang dan melawan Tuhan Yesus.

Perlawan awal mereka diperlihatkan mulai ayat 1 dimana mereka mempertanyakan kepada Yesus untuk memperlihatkan suatu tanda dari surga.
Karena orang Yahudi pada dasarnya punya dasar untuk mengetahui bahwa orang ini benar utusan Tuhan atau bukan, dengan cara melihat dan mendapatkan tanda yang jelas (paling tidak mujizat yang dilakukan dihadapan mereka dengan tanda yang aneh atau mengherankan. Matius 12:38-40) kalau tidak dapat maka orang Yahudi diperbolehkan untuk tidak menghargai dan menghormati orang tersebut.

Jawaban dari Tuhan Yesus adalah tanda sudah ada  apabila mereka dapat melihatnya. Tetapi karena mereka tidak dapat melihatnya, Yesus mengkritik mereka, tahu membedakan musim ayat 2-3, tapi buta terhadap tanda-tanda zaman.
Tetapi dari pertanyaan orang Farisi dan Saduki itu Tuhan hanya menjawab singkat. Yaitu tanda nabi Yunus.

Apakah tanda nabi Yunus itu ? dari perkataan Tuhan Yesus yang dimaksud tanda nabi Yunus bukan karena dia ditelan oleh ikan besar dan dimuntahkan kembali setelah tiga hari ada diperut ikan lalu dimuntahkan kembali oleh ikan itu, sehingga itu yang dimaksud adalah tanda Nabi Yunus, bahkan Yunus sendiri tidak pernah menyaksikan kedasyatan hidup yang dialaminya ketika ditelan ikan sehingga orang-orang Niniwe bertobat, tetapi yang Yesus maksudkan adalah “Yunus sendirilah dan pemberitaan yang disampaikannya yang berasal dari Allah, sehingga penduduk Niniwe bertobat”

Jadi, sebenarnya yang dimaksud Yesus dengan tanda Nabi Yunus adalah diri-Nya sendiri, tapi oleh karena kebutaan mereka sehingga tidak dapat melihat Allah dan Firmannya dan disitu pula terdapat kebenaran dan peringatan.

Yesus Kristus adalah Firman yang terakhir (atau perkataan Bapa yang terakhir). Diluar Yesus, penyingkapan Allah tidak ditemukan lagi.

Inilah Allah yang dapat dilihat dengan jelas oleh semua orang.
Inilah berita Allah yang dapat didengar dengan jelas oleh semua orang. INILAH TANDA ALLAH BAGI MANUSIA.

Apabila manusia tidak melihat Allah dalam Yesus, maka mereka tidak dapat melihat Allah didalam apapun juga.

Jadi kalau mereka menolak dan membuang perkataan yang terakhir itu, apa yang tersisa dari manusia kecuali Binasa kekal.



Bekasi, 05 April 2016


Pharisees and Sadducees Seek a Sign, (Mark 8:11-13; Luke 12:54-56)
1 Κα  προσελθόντες  ο  Φαρισαοι  κα  Σαδδουκαοι  πειράζοντες  πηρώτησαν  ατν  σημεον  κ  το  ορανο  πιδεξαι  ατος. 
2   δ  ποκριθες  επεν  ατος  ψίας  γενομένης  λέγετε  Εδία,  πυρράζει  γρ    ορανός· 
3 κα  πρωΐ  Σήμερον  χειμών,  πυρράζει  γρ  στυγνάζων    ορανός.  τ  μν  πρόσωπον  το  ορανο  γινώσκετε  διακρίνειν,  τ  δ  σημεα  τν  καιρν  ο  δύνασθε; 
4 γενε  πονηρ  κα  μοιχαλς  σημεον  πιζητε,  κα  σημεον  ο  δοθήσεται  ατ  ε  μ  τ  σημεον  ων.  κα  καταλιπν  ατος  πλθεν.

The Pharisees require a sign.
1 kai  proselthontes  oi  pharisaioi  kai  saddoukaioi  peirazontes  epērōtēsan  auton  sēmeion  ek  tou  ouranou  epideixai  autois. 
2 o  de  apokritheis  eipen  autois  opsias  genomenēs  legete·  eudia,  purrazei  gar  o  ouranos· 
3 kai  prōi·  sēmeron  cheimōn,  purrazei  gar  stugnazōn  o  ouranos.  to  men  prosōpon  tou  ouranou  ginōskete  diakrinein,  ta  de  sēmeia  tōn  kairōn  ou  dunasthe;

4 genea  ponēra  kai  moichalis  sēmeion  epizētei,  kai  sēmeion  ou  dothēsetai  autē  ei  mē  to  sēmeion  iōna.  kai  katalipōn  autous  apēlthen.

JUMLAH BERKAT


JIKA TUHAN PUNYA KULKAS


LANGIT TEMPAT TUHAN BERTAKHTA


KALIMAT PENDEK

INJIL LUKAS 11

RHEMA HARI INI

BERSELANCAR DALAM KEBENARAN (MATIUS)