Saturday, December 23, 2017

HIKMAT DAN PENGETAHUAN MANUSIA


HIKMAT DAN PENGETAHUAN MANUSIA

Pandangan orang dunia berbeda. Sebagian besar berpendapat bahwa orang yang memiliki hikmat adalah orang yang memiliki title (gelar) tinggi atau telah menyelesaikan pendidikan sampai tingkat yang tertinggi, apalagi yang lulus dari luar negeri.

Orang yang berpendidikan tinggi belum tentu memiliki hikmat, yang ia miliki adalah ilmu pengetahuan dan keahlian. Alkitab menegaskan bahwa hikmat itu sendiri hanya dapat diperoleh apabila kita takut akan Tuhan: “Berbahagialah orang yang mendapat hikmat, orang yang memperoleh kepandaian, karena keuntungannya melebihi keuntungan perak, dan hasilnya melebihi emas.” Amsal 3:13-14. Hikmat yang dimaksud adalah wahyu dari Tuhan. Orang dunia tentunya tidak pernah memikirkan tentang wahyu Tuhan ini.

Sebagai orang percaya, di dalam diri kita ada Roh Kudus, dan “...Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu...” Yohanes 14:26. Sayang, seringkali kita mengingini hikmat dari Tuhan namun kita tidak hidup dalam ketaatan sehingga Roh Kudus undur dari kita, padahal Roh Kuduslah yang memberikan hikmat.


Bukan berarti kita tidak perlu sekolah tinggi atau menggunakan akal pikiran kita, tetapi yang lebih utama adalah kita harus selalu mengandalkan hikmat dari Tuhan, jangan hanya membanggakan kepandaian dan keahlian kita saja sebab di luar Tuhan kita tidak dapat berbuat apa-apa.

KALIMAT PENDEK

INJIL LUKAS 11

RHEMA HARI INI

BERSELANCAR DALAM KEBENARAN (MATIUS)