Monday, March 31, 2014

Matius 1:1-17, BIBIT BEBET BOBOT (2)

karyadim642.blogspot.com
Matthew 1:1-17
The Genealogy of Jesus Christ
1   The book of the genealogy of Jesus Christ, the Son of David, the Son of Abraham:
2   Abraham begot Isaac, Isaac begot Jacob, and Jacob begot Judah and his brothers.
3 Judah begot Perez and Zerah by Tamar, Perez begot Hezron, and Hezron begot Ram.
4 Ram begot Amminadab, Amminadab begot Nahshon, and Nahshon begot Salmon.
5 Salmon begot Boaz by Rahab, Boaz begot Obed by Ruth, Obed begot Jesse,
6 and Jesse begot David the king. David the king begot Solomon by her who had been the wife of Uriah.
7 Solomon begot Rehoboam, Rehoboam begot Abijah, and Abijah begot Asa.
8 Asa begot Jehoshaphat, Jehoshaphat begot Joram, and Joram begot Uzziah.
9 Uzziah begot Jotham, Jotham begot Ahaz, and Ahaz begot Hezekiah.
10 Hezekiah begot Manasseh, Manasseh begot Amon, and Amon begot Josiah.
11 Josiah begot Jeconiah and his brothers about the time they were carried away to Babylon.
12 And after they were brought to Babylon, Jeconiah begot Shealtiel, and Shealtiel begot Zerubbabel.
13 Zerubbabel begot Abiud, Abiud begot Eliakim, and Eliakim begot Azor.
14 Azor begot Zadok, Zadok begot Achim, and Achim begot Eliud.
15 Eliud begot Eleazar, Eleazar begot Matthan, and Matthan begot Jacob.
16 And Jacob begot Joseph the husband of Mary, of whom was born Jesus who is called Christ.
17 So all the generations from Abraham to David are fourteen generations, from David until the captivity in Babylon are fourteen generations, and from the captivity in Babylon until the Christ are fourteen generations.
ﻣﺘﻰ 1
 هَذَا سِجِلُّ نَسَبِ يَسُوعَ الْمَسِيحِ ابْنِ دَاوُدَ ابْنِ إِبْرَاهِيمَ:
إِبْرَاهِيمُ أَنْجَبَ إِسْحقَ. وَإِسْحقُ أَنْجَبَ يَعْقُوبَ. وَيَعْقُوبُ أَنْجَبَ يَهُوذَا وَإِخْوَتَهُ.
وَيَهُوذَا أَنْجَبَ فَارِصَ وَزَارَحَ مِنْ ثَامَارَ. وَفَارِصُ أَنْجَبَ حَصْرُونَ. وَحَصْرُونُ أَنْجَبَ أَرَامَ.
وَأَرَامُ أَنْجَبَ عَمِّينَادَابَ. وَعَمِّينَادَابُ أَنْجَبَ نَحْشُونَ. وَنَحْشُونُ أَنْجَبَ سَلْمُونَ.
وَسَلْمُونُ أَنْجَبَ بُوعَزَ مِنْ رَاحَابَ. وَبُوعَزُ أَنْجَبَ عُوبِيدَ مِنْ رَاعُوثَ. وَعُوبِيدُ أَنْجَبَ يَسَّى.
وَيَسَّى أَنْجَبَ دَاوُدَ الْمَلِكَ. وَدَاوُدُ أَنْجَبَ سُلَيْمَانَ مِنَ الَّتِي كَانَتْ زَوْجَةً لأُورِيَّا.
وَسُلَيْمَانُ أَنْجَبَ رَحَبْعَامَ. وَرَحَبْعَامُ أَنْجَبَ أَبِيَّا. وَأَبِيَّا أَنْجَبَ آسَا.
وَآسَا أَنْجَبَ يَهُوشَافَاطَ. وَيَهُوشَافَاطُ أَنْجَبَ يُورَامَ. وَيُورَامُ أَنْجَبَ عُزِّيَّا.
وَعُزِّيَّا أَنْجَبَ يُوثَامَ. وَيُوثَامُ أَنْجَبَ أَحَازَ. وَأَحَازُ أَنْجَبَ حِزْقِيَّا.
10 وَحِزْقِيَّا أَنْجَبَ مَنَسَّى. وَمَنَسَّى أَنْجَبَ آمُونَ. وَآمُونُ أَنْجَبَ يُوشِيَّا.
11 وَيُوشِيَّا أَنْجَبَ يَكُنْيَا وَإِخْوَتَهُ فِي أَثْنَاءِ السَّبْيِ إِلَى بَابِلَ.
12 وَبَعْدَ السَّبْيِ إِلَى بَابِلَ، يَكُنْيَا أَنْجَبَ شَأَلْتِئِيلَ. وَشَأَلْتِئِيلُ أَنْجَبَ زَرُبَّابِلَ.
13 وَزَرُبَّابِلُ أَنْجَبَ أَبِيهُودَ. وَأَبِيهُودُ أَنْجَبَ أَلِيَاقِيمَ. وَأَلِيَاقِيمُ أَنْجَبَ عَازُورَ.
14 وَعَازُورُ أَنْجَبَ صَادُوقَ. وَصَادُوقُ أَنْجَبَ أَخِيمَ. وَأَخِيمُ أَنْجَبَ أَلِيُودَ.
15 وَأَلِيُودُ أَنْجَبَ أَلِيعَازَرَ. وَأَلِيعَازَرُ أَنْجَبَ مَتَّانَ. وَمَتَّانُ أَنْجَبَ يَعْقُوبَ.
16 وَيَعْقُوبُ أَنْجَبَ يُوسُفَ رَجُلَ مَرْيَمَ الَّتِي وُلِدَ مِنْهَا يَسُوعُ الَّذِي يُدْعَى الْمَسِيحَ.
17 فَجُمْلَةُ الأَجْيَالِ مِنْ إِبْرَاهِيمَ إِلَى دَاوُدَ أَرْبَعَةَ عَشَرَ جِيلاً؛ وَمِنْ دَاوُدَ إِلَى السَّبْيِ الْبَابِلِيِّ أَرْبَعَةَ عَشَرَ جِيلاً؛ وَمِنَ السَّبْيِ الْبَابِلِيِّ إِلَى الْمَسِيحِ أَرْبَعَةَ عَشَرَ جِيلاً.

Seperti yang dijelaskan dibagian pertama tentang pentingnya SILSILAH itu dalam prinsip orang Yahudi maka Matius menulis Silsilah sesuai dengan prinsip Yahudi bahwa pembuktian keturunan harus melalui Silsilah, demikian juga Tuhan Yesus, Matius dalam tulisannya ini memuat silsilah Tuhan Yesus dan menulis dalam tiga kelompok silsilah :
a.    Dari Abraham ke Daud.
b.    Dari Daud ke Pembuangan ke Babel
c.    Dari Pembuangan ke Babel sampai Yesus Kristus.

Dari Pembagian silsilah ini dapat diambil beberapa pengertian tentang rencana Tuhan bagi Manusia. :

I.    Manusia dilahirkan untuk rencana Allah yang mulia dalam hidup Manusia.
(dari Abraham sampai dengan Daud)
Kalau kita membaca Kitab Kejadian  1:26 Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi."

Sesuai dengan firman Tuhan diatas dimana Tuhan menciptakan Manusia dan memberi Otorita kepada manusia, tetapi dalam kenyataan Adam dan Hawa tertipu oleh iblis yang menyerupai ular sehingga mereka jatuh dalam dosa karena melanggar perintah Tuhan, maka sejak itulah terputus hubungan mereka dengan Tuhan dan karena dosa maka Manusia tidak lagi hidup menurut kehendak Tuhan, maka Tuhan membangkitkan seorang Manusia yang bernama Abraham untuk pergi dan mengikuti tuntunan Tuhan. Dan Matius membuat silsilah diawali melalui Abraham sampai kelahiran Kristus.

Tetapi dokter Lukas Menulis didalam kitabnya tentang silsilah dimulai dari Adam (Lukas 3:23-38).
Keinginan Tuhan bagi manusia adalah untuk menjadi sahabat dan sekutuNya dan menjadikan manusia itu Raja yang memerintah dunia ini.
Demikian juga ketika manusia dilahirkan oleh orang tuannya Tuhan berfirman manusia diciptakan untuk kemuliaanNya, tetapi kenyataanya banyak manusia ketika sudah dewasa dan mengerti akan kehendak bebas (freewill), mereka melakukan kehendak bebasnya dengan cara yang tidak sesuai dengan isi hati Allah bahwa mereka di lahirkan untuk Allah, seperti yang di tulis oleh Rick Waren dalam bukunya The Purpose Driven Life dimana dia menulis 5 tujuan manusia ada didalam dunia ini yaitu :

1.     Dirancang untuk kesukaan Tuhan                  (Penyembahan)
2.    Dibentuk untuk Keluarga Tuhan.                   (Persekutuan)
3.    Dicipta untuk menjadi serupa dengan Kristus (Pemuridan)
4.    Dibentuk untuk Melayani Tuhan.                   (Pelayanan)
5.    Dicipta untuk sebuah Misi                           (Penginjilan).

Abraham dalam silsilah ini digambarkan adalah sebagai manusia baru yang dipulihkan Allah dari tempat yang gelap kedalam tempat yang terang dalam rencanaTuhan yang besar melalui hidupnya, karena darinya Tuhan merancangkan satu Generasi yang akan Tuhan pakai menjadi alat Tuhan untuk keselamatan manusia. mulai dari Abraham sampai Daud Tuhan membuktikan ketika mereka melakukan perintah-perintahnya maka mereka dibawa dari satu kemuliaan kepada kemulian.
Demikia juga kita manusia yang seharusnya binasa, tetapi oleh karena kasih Tuhan maka dirancangkanlah satu keselamatan yang besar, manusia yang hidup dalam dosa ditarik Tuhan keluar dari lumpur dosa/lembah kekelaman kepada terangNya yang ajaib. Untuk menikmati janji-janjinya asal manusia melakukan perintah-perintahNya, maka Tuhan akan melakukan perkara-perkara ajaib

II. Manusia Kehilangan kemuliaan Tuhan. (Dari Daud sampai dengan Pembuangan ke Babel).
Dalam perjalanan hidup selanjutnya Bagaimana Tuhan memelihara Daud dan menolong serta memberkati Daud, dari seorang anak kecil yang menggembalakan beberapa ekor domba dari ayahnya Tuhan menjadikan Daud seorang Pahlawan yang gagah perkasa dan selanjutnya Tuhan jadikan Daud seorang Raja yang luar biasa, yang Daud sendiri berseru dalam Mazmur 23 Tuhan adalah Gembalaku takkan kekurangan aku.
Dalam perjalanan selanjutnya kita melihat bagaimana Tuhan bekerja lebih dasyat lagi melalui anaknya Salomo, Salomo yang awal kepemimpinannya minta dipimpin dan ditolong Tuhan dan Tuhan memberikan Hikmat dan kekayaan serta keuasaan yang tidak ada duanya sebelum dan sesudah Salomo, tetapi setelah itu Salomo ternyata menyakiti Tuhan dengan beristeri sangat banyak, yang akhirnya mencondongkan hatinya untuk menyembah ilah-ilah dari isteri-isterinya dan seterusnya sampai raja-raja Israel dan Yehuda banyak mengikuti perbuatan nenek moyangnya menyembah berhala-berhala disekeliling mereka dan itu menimbulkan kecemburuan dan sakit hati Tuhan akhirnya bangsa Israel sampai harus dihancurkan dan di Diasporakan kemudian menjadi orang buangan di Babel.

Demikian Perjalanan hidup manusia, setelah diampuni dosanya dan dikeluarkan dari kegelapan kepada terangnya yang ajaib, manusia diharapkan menjadi hamba Tuhan, diberkati, dituntun, dibimbing, menikmati hidup yang berkelimpahan didalam kasih Tuhan, ketika dalam perjalanan hidup selanjutnya ketika mengalami masalah, problem hidup, manusia bukannya menyelesaikan masalahnya sesuai dengan Firman yang pernah didengar dibaca dan direnungkannya, ternyata dengan kekuatan sendiri bahkan ada yang datang kepada kekuatan yang lain, yaitu Setan melalaui Paranormal, dukun, dll, dan akhir berubah menjadi hamba dosa kembali dan lebih menyakitkan hati Tuhan, manusia memakai kehendak bebas untuk menolak dan mengabaikan Tuhan dan bukan untuk menjalin hubungan dan persekutuan dengan Dia. Didalam dirinya sendiri manusia telah menyimpang dari rencana dan maksud Tuhan yang semula. Dan akhirnya melakukan dosa lebih dari apa yang pernah dilakukannya.

III.    Manusia menerima kembali kemuliaan Tuhan. (Dari Pembuangan ke Babel sampai Kristus).
Tetapi Tuhan itu kasih adanya, sekalipun bangsa Israel menyakiti hati Tuhan, Tuhan tetap akan janjinya kepada Abraham, Ishak dan Yakub, bahwa dari keturunan merekalah akan Tuhan jadikan bangsa yang berbeda dengan bangsa-bangsa lain. Sekalipun orang Israel sudah sangat menyakiti hati Tuhan, tetapi waktu orang Israel berseru kepada Tuhan, dan merendahkan diri mereka, berbalik dari jalan-jalannya yang jahat maka Tuhan akan mendengar dan mengampuni mereka dan memulihkan keadaan mereka.
Begitulah kasih Tuhan kepada bangsa Israel, sekalipun dosamu merah seperti kermizi akan putih seperti salju, sekalipun dosamu merah seperti kain kesumba akan putih seperti bulu domba.
Ketika orang Israel kembali dari pembuangan maka Zerubabel memperbaharui peribadatan yang ada di Israel, dia membangun Bai Allah yang sudah dihancurkan oleh Nebukatnezar dan membagnun kembali pola ibadah yang ada, bagaimana seorang imam harus melayani dan bagaiman bangsa Israel beribadah kepada Allah di Bait Allah yang dibangun oleh Zerubabel dan memperbaiki dan menyelidiki serta mengajar hukum Taurat kepada bangsa Israel.
Seturut dengan itu bangsa Israelpun dalam perjalanan keagamaan dan kerohanian mereka, menantikan kedatangan Mesias untuk pembebasan dan menjadikan Mesias itu Pemimpin dan Raja di Israel. Tetapi dalam kenyataan yang terjadi ketika Mesias itu datang ternyata orang Israel tidak menyadari itu dan mengetahui bahwa pembebas dan Raja yang mereka nanti-nantikan itu sudah datang, dan kemuliaan Tuhan penuh atas bangsa Israel.
Demikian juga kita orang yang percaya kepada Tuhan  Yesus Kristus sebagai Tuhan dan juruselamat, ketika kita yang sudah dipulihkan dituntun untuk beribadah dengan baik dan mengikuti perintah-perintahnya dengan melakukan seperti apa yang Zerubabel lakukan untuk bangsa Israel :
-          Membangun Bait Allah.
-          Menyucikan dan menguduskannya.
-   Menguduskan/mengatur Imam-imam yang melayani di Bait Allah sesuai dengan ketentuan hukum Taurat. (imam harus dari keturun Harun).
-          Memperbaiki kitab Tauratdan mengajarkannya kepada Umat Israel.

Demikian juga kita diminta untuk membangun baitAllah yang sudah porakporanda itu yaitu hidup kita, yang dulunya penuh dengan dosa, tubuh Jiwa dan Roh kita yang telah jatuh dalam dosa, dipulihkan oleh Yesus dan ketika tubuh kita ini yang melambangkan Bait Allah Rohani telah dipulihkan harus ada ibadah didalamnya yaitu doa Pujian Penyembahan yang Imamnya adalah Yesus Kristus sendiri (dia yang Imam Besar Agung dan dia juga korban yang diserahkan bagi Allah Bapa) yang ada didalam hidup kita, dan kita diharuskan membaca Alkitab untuk mengerti tuntunan-tuntunannya sehingga apa yang kita lakukan semuanya adalah perintah dari Roh Kudus yang selaras dengan kebenaran Firman yang kita nikmati setiap waktu.

Demikianlah silsilah yang ditulis oleh Matius, bukan hanya tulisan silsilah dalam keturunan manusia bologis saja tapi didalamnya ada pengertian rohani yang sangat dalam sekali didalam silsilah Matius 1:1-17 tentang rencana Allah terhadap kehidupan manusia ciptaanNya yang telah jatuh di dalam dosa yang membuat hubungan dengan Tuhan terputus.

Jakarta, 22 Desember 2012

1       Βίβλος  γενέσεως  ησο  Χριστο  υο  Δαυδ  υο  βρααμ.
2        βραμ  γέννησεν  τν  σαάκ,  Ισακ  δ  γέννησεν  τν  ακώβ,  ακβ  δ  γέννησεν  τν  ούδαν  κα  τος  άδελφος  ατο
3       ούδας  δ  γέννησεν  τν  Φαρς  κα  τν  Ζαρ  κ  τς  Θάμαρ,  Φαρς  δ  γέννησεν  τν  σρώμ  σρμ  δ  γέννησεν  τν  ράμ 
4       ρμ  δ  γέννησεν  τν  μιναδάβ  μιναδβ  δ  γέννησεν  τν  Ναασσών,  Ναασσν  δ  γέννησεν  τν  Σαλμών, 
5       Σαλμν  δ  γέννησεν  τν  Βος  κ  τς,  Ραχαβ  Βος  δ  γέννησεν  τν  ωβδ  κ  τς  Ρούθ  ωβδ  δ  γέννησεν  τν  εσσα
6       εσσα  δ  γέννησεν  τν  Δαυδ  τν  βασιλέα. Δαυδ  δ  γέννησεν  τν  Σολομνα  κ  τς  το  Ορίου, 
7       Σολομν  δ  γέννησεν  τν  Ροβοάμ  Ροβοαμ  δ  γέννησεν  τν  βιά  βι  δ  γέννησεν  τν  σάφ, 
8    σφ  δ  γέννησεν  τν  ωσαφάτ  ωσαφτ  δ  γέννησεν  τν  ωράμ  ωρμ  δ  γέννησεν  τν  ζίαν, 
9       ζίας  δ  γέννησεν  τν  ωαθάμ  ωαθμ  δ  γέννησεν  τν  χας  χας  δ  γέννησεν  τν  ζεκίαν, 
10 ζεκίας  δ  γέννησεν  τν  Μανασσ  Μανασσς  δ  γέννησεν  τν  μώς  μς  δ  γέννησεν  τν  ωσίαν, 
11 ωσίας  δ  γέννησεν  τν  εχονίαν  κα  τος  δελφος  ατο  π  τς  μετοικεσίας  βαβυλνος.
12 Μετ  δ  τν  μετοικεσίαν  βαβυλνος  εχονίας  γέννησεν  τν  Σαλαθιήλ  Σαλαθιλ  δ  γέννησεν  τν  Ζοροβάβελͺ
13 Ζοροβάβελ  δ  γέννησεν  τν  βιούδ,  βιοδ  δ  γέννησεν  τν  λιακίμ,  λιακμ  δ  γέννησεν  τν  ζώρ, 
14 ζρ  δ  γέννησεν  τν  Σαδώκ,  Σαδκ  δ  γέννησεν  τν  χίμ  χμ  δ  γέννησεν  τν  λιούδ, 
15 λιοδ  δ  γέννησεν  τν  λεάζαρ  λεάζαρ  δ  γέννησεν  τν  Ματθάν  Ματθν  δ  γέννησεν  τν  ακώβ, 
16 ακβ  δ  γέννησεν  τν  ωσφ  τν  νδρα  Μαρίας  ξ  ς  γέννηθη  ησος    λεγόμενος  χριστός.
17 Πσαι  ον  α  γενεα  π  βραμ  ως  Δαυδ  γενεα  δεκατέσσαρες  κα  π  Δαυδ  ως  τς  μετοικεσίας  βαβυλνος  γενεα  δεκατέσσαρες  κα  π  τς  μετοικεσίας  βαβυλνος  ως  το  Χριστο  γενεα  δεκατέσσαρες.

1 biblos  geneseōs  iēsou  christou  uiou  dauid  uiou  abraam.
2 abraam  egennēsen  ton  isaak,  isaak  de  egennēsen  ton  iakōb,  iakōb  de  egennēsen  ton  ioudan  kai  tous  adelphous  autou, 
3 ioudas  de  egennēsen  ton  phares  kai  ton  zara  ek  tēs  thamar,  phares  de  egennēsen  ton  esrōm  esrōm  de  egennēsen  ton  aram 
4 aram  de  egennēsen  ton  aminadab  aminadab  de  egennēsen  ton  naassōn,  naassōn  de  egennēsen  ton  salmōn, 
5 salmōn  de  egennēsen  ton  boes  ek  tēs,  rachab  boes  de  egennēsen  ton  iōbēd  ek  tēs  routh  iōbēd  de  egennēsen  ton  iessai, 
6 iessai  de  egennēsen  ton  dauid  ton  basilea.
   dauid  de  egennēsen  ton  solomōna  ek  tēs  tou  ouriou, 
7 solomōn  de  egennēsen  ton  roboam  roboam  de  egennēsen  ton  abia  abia  de  egennēsen  ton  asaph, 
8 asaph  de  egennēsen  ton  iōsaphat  iōsaphat  de  egennēsen  ton  iōram  iōram  de  egennēsen  ton  ozian, 
9 ozias  de  egennēsen  ton  iōatham  iōatham  de  egennēsen  ton  achas  achas  de  egennēsen  ton  ezekian, 
10 ezekias  de  egennēsen  ton  manassē  manassēs  de  egennēsen  ton  amōs  amōs  de  egennēsen  ton  iōsian, 
11 iōsias  de  egennēsen  ton  iechonian  kai  tous  adelphous  autou  epi  tēs  metoikesias  babulōnos.
12 meta  de  tēn  metoikesian  babulōnos  iechonias  egennēsen  ton  salathiēl  salathiēl  de  egennēsen  ton  zorobabel. 
13 zorobabel  de  egennēsen  ton  abioud,  abioud  de  egennēsen  ton  eliakim,  eliakim  de  egennēsen  ton  azōr, 
14 azōr  de  egennēsen  ton  sadōk,  sadōk  de  egennēsen  ton  achim  achim  de  egennēsen  ton  elioud, 
15 elioud  de  egennēsen  ton  eleazar  eleazar  de  egennēsen  ton  matthan  matthan  de  egennēsen  ton  iakōb, 
16 iakōb  de  egennēsen  ton  iōsēph  ton  andra  marias  ex  ēs  egennēthē  iēsous  o  legomenos  christos.
17 pasai  oun  ai  geneai  apo  abraam  eōs  dauid  geneai  dekatessares  kai  apo  dauid  eōs  tēs  metoikesias  babulōnos  geneai  dekatessares  kai  apo  tēs  metoikesias  babulōnos  eōs  tou  christou  geneai  dekatessares.

1:1 Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham.
1:2 Abraham memperanakkan Ishak, Ishak memperanakkan Yakub, Yakub memperanakkan Yehuda dan saudara-saudaranya,
1:3 Yehuda memperanakkan Peres dan Zerah dari Tamar, Peres memperanakkan Hezron, Hezron memperanakkan Ram,
1:4 Ram memperanakkan Aminadab, Aminadab memperanakkan Nahason, Nahason memperanakkan Salmon,
1:5 Salmon memperanakkan Boas dari Rahab, Boas memperanakkan Obed dari Rut, Obed memperanakkan Isai,
1:6 Isai memperanakkan raja Daud. Daud memperanakkan Salomo dari isteri Uria,
1:7 Salomo memperanakkan Rehabeam, Rehabeam memperanakkan Abia, Abia memperanakkan Asa,
1:8 Asa memperanakkan Yosafat, Yosafat memperanakkan Yoram, Yoram memperanakkan Uzia,
1:9 Uzia memperanakkan Yotam, Yotam memperanakkan Ahas, Ahas memperanakkan Hizkia,
1:10 Hizkia memperanakkan Manasye, Manasye memperanakkan Amon, Amon memperanakkan Yosia,
1:11 Yosia memperanakkan Yekhonya dan saudara-saudaranya pada waktu pembuangan ke Babel.
1:12 Sesudah pembuangan ke Babel, Yekhonya memperanakkan Sealtiel, Sealtiel memperanakkan Zerubabel,
1:13 Zerubabel memperanakkan Abihud, Abihud memperanakkan Elyakim, Elyakim memperanakkan Azor,
1:14 Azor memperanakkan Zadok, Zadok memperanakkan Akhim, Akhim memperanakkan Eliud,
1:15 Eliud memperanakkan Eleazar, Eleazar memperanakkan Matan, Matan memperanakkan Yakub,
1:16 Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus.

1:17 Jadi seluruhnya ada: empat belas keturunan dari Abraham sampai Daud, empat belas keturunan dari Daud sampai pembuangan ke Babel, dan empat belas keturunan dari pembuangan ke Babel sampai Kristus.

KALIMAT PENDEK

INJIL LUKAS 11

RHEMA HARI INI

BERSELANCAR DALAM KEBENARAN (MATIUS)