Tuesday, December 27, 2016

Matius 12:9-14, KASIH YESUS MENGGENAPI TAURAT DAN MEMULIHKAN KEHIDUPAN

indram642.blogspot.co.id
Matius 12:9-14
9 Setelah pergi dari sana, Yesus masuk ke rumah ibadat mereka.
10 Di situ ada seorang yang mati sebelah tangannya. Mereka bertanya kepada-Nya: "Bolehkah menyembuhkan orang pada hari Sabat?" Maksud mereka ialah supaya dapat mempersalahkan Dia.
11 Tetapi Yesus berkata kepada mereka: "Jika seorang dari antara kamu mempunyai seekor domba dan domba itu terjatuh ke dalam lobang pada hari Sabat, tidakkah ia akan menangkapnya dan mengeluarkannya?
12 Bukankah manusia jauh lebih berharga dari pada domba? Karena itu boleh berbuat baik pada hari Sabat."
13 Lalu kata Yesus kepada orang itu: "Ulurkanlah tanganmu!" Dan ia mengulurkannya, maka pulihlah tangannya itu, dan menjadi sehat seperti tangannya yang lain.
14 Lalu keluarlah orang-orang Farisi itu dan bersekongkol untuk membunuh Dia.

Jesus Heals on the Sabbath (Mark 3:1-6; Luke 6:6-11)
9   Now when He had departed from there, He went into their synagogue.
10 And behold, there was a man who had a withered hand. And they asked Him, saying, "Is it lawful to heal on the Sabbath?" --- that they might accuse Him.
11  Then He said to them, "What man is there among you who has one sheep, and if it falls into a pit on the Sabbath, will not lay hold of it and lift it out?
12 Of how much more value then is a man than a sheep? Therefore it is lawful to do good on the Sabbath."
13 Then He said to the man, "Stretch out your hand." And he stretched it out, and it was restored as whole as the other.
14 Then the Pharisees went out and plotted against Him, how they might destroy Him.

Seperti yang sudah di jelaskan di tulisan sebelumnya silahkan baca (Matius 12:1-8)
Disitu di terangkan prinsip-prinsip Sabat, Yesus menegur Ahli Taurat dan orang Farisi karena memperbudak diri sendiri dan sesamanya dengan sejumlah peraturan yang menindas; Yesus meletakan prinsip agung tentang kebebasan Kristen, untuk hari Sabat juga untuk hal-hal lainya dalam kehidupan.

Tuhan buktikan tegurannya ini terhadap orang Farisi dan Ahli Taurat dengan orang yang mati sebelah tangannya, ini adalah saat yang krusial dalam kehidupan Yesus dan hasilnya permusuhan dengan ahli Taurat dan orang Farisi.

Sekalipun Tuhan Yesus sudah memberikan pengertian yang cukup logis, tentang Domba terjatuh kedalam lubang di hari Sabat yang pasti ditolong, apalagi manusia yang lebih mulia dari binatang, masak tidak boleh ditolong, tetapi mereka tetap tidak perduli, yang mereka perdulikan adalah segala tetek bengek dari hukum-hukum dan peraturan mereka.

Prinsip dasar Tuhan Yesus ialah bahwa tidak ada waktu yang terlalu suci sehingga tidak dapat dipakai untuk menolong sesama yang sedang membutuhkan

Tetapi mereka Ahli Taurat dan orang Farisi tidak dapat memberi jawaban, maka Yesus menyembuhkan orang itu, dan kesembuhan yang Tuhan Yesus berikan itu juga memulihkan kehidupan dari si penderita sebagai berikut :
a.    Ia memulihkan kesehatan kembali.
b.    Karena sudah sembuh maka dia dapat bekerja kembali.
c.    Karena sudah sembuh dan bekerja kembali, maka Harga diri orang sakit itu juga dipulihkan.

Seseorang menjadi manusia kembali ketika diatas kakinya dan dengan kedua tangannya, ia dapat menghadapi kehidupan dan dengan kemandiriannya ia memenuhi kebutuhannya sendiri, serta kebutuhan orang lain yang bergantung padanya.


Jesus Heals on the Sabbath
(Mark 3:1-6; Luke 6:6-11)
9     Κα  μεταβς  κεθεν  λθεν  ες  τν  συναγωγν  ατν. 
10 κα  δο  νθρωπος  χερα  χων  ξηράν·  κα  πηρώτησαν  ατν  λέγοντες  Ε  ξεστιν  τος  σάββασιν  θεραπεσαι;  να  κατηγορήσωσιν  ατο
11   δ  επεν  ατος  Τίς  σται  ξ  μν  νθρωπος  ς  ξει  πρόβατον  ν,  κα  ἐὰν  μπέσ  τοτο  τος  σάββασιν  ες  βόθυνον,  οχ  κρατήσει  ατ  κα  γερε;  12 πόσ  ον  διαφέρει  νθρωπος  προβάτου.  στε  ξεστιν  τος  σάββασιν  καλς  ποιεν. 
13 τότε  λέγει  τ  νθρώπ  κτεινόν  σου  τν  χερα.  κα  ξέτεινεν,  κα  πεκατεστάθη  γις  ς    λλη. 
14 ξελθόντες  δ  ο  Φαρισαοι  συμβούλιον  λαβον  κατ’  ατο  πως  ατν  πολέσωσιν.

9 kai  metabas  ekeithen  ēlthen  eis  tēn  sunagōgēn  autōn· 
10 kai  idou  anthrōpos  cheira  echōn  xēran.  kai  epērōtēsan  auton  legontes·  ei  exestin  tois  sabbasin  therapeuein;  ina  katēgorēsōsin  autou. 
11 o  de  eipen  autois·  tis  estai  ex  umōn  anthrōpos  os  exei  probaton  en  kai  ean  empesē  touto  tois  sabbasin  eis  bothunon,  ouchi  kratēsei  auto  kai  egerei; 
12 posō  oun  diapherei  anthrōpos  probatou.  ōste  exestin  tois  sabbasin  kalōs  poiein.
13 tote  legei  tō  anthrōpō·  ekteinon  sou  tēn  cheira.  kai  exeteinen  kai  apekatestathē  ugiēs  ōs  ē  allē. 

14 exelthontes  de  oi  pharisaioi  sumboulion  elabon  kat  autou  opōs  auton  apolesōsin.

KALIMAT PENDEK

INJIL LUKAS 11

RHEMA HARI INI

BERSELANCAR DALAM KEBENARAN (MATIUS)