Friday, September 22, 2017

Matius 19:1-12, PERKAWINAN DAN PERCERAIAN

Ahli Taurat dan Farisi bertanya kepada Yesus
Matius 19:1-12
1 Setelah Yesus selesai dengan pengajaran-Nya itu, berangkatlah Ia dari Galilea dan tiba di daerah Yudea yang di seberang sungai Yordan.
2 Orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia dan Ia pun menyembuhkan mereka di sana.
3 Maka datanglah orang-orang Farisi kepada-Nya untuk mencobai Dia. Mereka bertanya: "Apakah diperbolehkan orang menceraikan isterinya dengan alasan apa saja?"
4 Jawab Yesus: "Tidakkah kamu baca, bahwa Ia yang menciptakan manusia sejak semula menjadikan mereka laki-laki dan perempuan?
5 Dan firman-Nya: Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging.
6 Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia."
7 Kata mereka kepada-Nya: "Jika demikian, apakah sebabnya Musa memerintahkan untuk memberikan surat cerai jika orang menceraikan isterinya?"
8 Kata Yesus kepada mereka: "Karena ketegaran hatimu Musa mengizinkan kamu menceraikan isterimu, tetapi sejak semula tidaklah demikian.
9 Tetapi Aku berkata kepadamu: Barangsiapa menceraikan isterinya, kecuali karena zinah, lalu kawin dengan perempuan lain, ia berbuat zinah."
10 Murid-murid itu berkata kepada-Nya: "Jika demikian halnya hubungan antara suami dan isteri, lebih baik jangan kawin."
11 Akan tetapi Ia berkata kepada mereka: "Tidak semua orang dapat mengerti perkataan itu, hanya mereka yang dikaruniai saja.
12 Ada orang yang tidak dapat kawin karena ia memang lahir demikian dari rahim ibunya, dan ada orang yang dijadikan demikian oleh orang lain, dan ada orang yang membuat dirinya demikian karena kemauannya sendiri oleh karena Kerajaan Sorga. Siapa yang dapat mengerti hendaklah ia mengerti."

Concerning Divorce
1  When Jesus had finished these words, He departed from Galilee and came into the region of Judea beyond the Jordan;
2  and large crowds followed Him, and He healed them there.
3  Some Pharisees came to Jesus, testing Him and asking, "Is it lawful for a man to divorce his wife for any reason at all?"
4  And He answered and said, "Have you not read that He who created them from the beginning made them male and female,
5  and said, 'For this reason a man shall leave his father and mother and be joined to his wife, and the two shall become one flesh'?
6  "So they are no longer two, but one flesh. What therefore God has joined together, let no man separate."
7  They *said to Him, "Why then did Moses command to give her a certificate of divorce and send her away?"
8  He *said to them, "Because of your hardness of heart Moses permitted you to divorce your wives; but from the beginning it has not been this way.
9  "And I say to you, whoever divorces his wife, except for immorality, and marries another woman commits adultery."
10  The disciples *said to Him, "If the relationship of the man with his wife is like this, it is better not to marry."
11   But He said to them, "Not all men can accept this statement, but only those to whom it has been given.
12  "For there are eunuchs who were born that way from their mother's womb; and there are eunuchs who were made eunuchs by men; and there are also eunuchs who made themselves eunuchs for the sake of the kingdom of heaven. He who is able to accept this, let him accept it."

Pernikahan menurut orang Yahudi tidak boleh dimasuki dengan ceroboh atau dianggap enteng. :
v  Seorang laki-laki harus mengawini seorang anak gadis dari keturunan baik-baik.
v  Ia tidak boleh menggoda isteri laki-laki lain.
v  Ia tidak boleh mengawini seorang perempuan yang pernah menjadi budak atau pelacur.

Hukum Yahudi mengenai perkawinan dan kesucian sangat dijunjung tinggi. Allah membenci percerai. Maleakhi 2:16.
Namun yang ideal itu ternyata dalam kenyataannya ada dua unsur berbahaya dan merusak dalam pernikahan menurut hukum Yahudi :
1. Seorang perempuan adalah sebuah benda. Tidak memiliki hak hukum. Pernikahan diatur orang tua atau Mak comblang.
Prakarsa perceraian harus berasal dari suami.
Wanita tidak dapat menceraikan, ia hanya dapat diceraikan.

Pengadilan dapat menekankan seorang laki untuk menceraikan isterinya apabila :
A. Menolak bertanggungjawab untuk memenuhi kewajiban rumah tangga.
B. Suami mengidap penyakit impotensi atau yang menakutkan. Lepra, penyamak kulit.
c. Apabila menyuruh pergi meninggalkan Tanah Suci.

2. Proses perceraian sangat mudah.
Ø  Apabila seorang laki-laki menuduh isterinya tidak perawan ketika ia mengambilnya, ia harus memberi bukti-bukti atas tuduhan itu. Apabila tidak ada bukti laki-laki itu harus dicambuk dan harus membayar lima puluh syikal kepada ayah si gadis.
Ø  Apabila seorang laki-laki mengoda seorang gadis yang hampir menikah, dan godaan itu terjadi dengan persetujuan gadis itu, keduanya harus dihukum mati.
Ø  Apabila seorang laki-laki menggoda seorang gadis yang belum menikah, ia harus mengawininya.

Untuk tidak mudah si Pria menceraikan, maka harus membayar mahar. Mahar harus dikembalikan atau si perempuan berdosa berat baru bisa diceraikan.

Ulangan 24:1. "Apabila seseorang mengambil seorang perempuan dan menjadi suaminya, dan jika kemudian ia tidak menyukai lagi perempuan itu, sebab didapatinya yang tidak senonoh padanya, lalu ia menulis surat cerai dan menyerahkannya ke tangan perempuan itu, sesudah itu menyuruh dia pergi dari rumahnya”

Begitu mudahnya perceraian dengan dasar ayat ini, sehingga para Rabi membuat aturan untuk mencegah ini dengan tidak mudah melakukan percerai maka dibuatlah turunannya dari frasa “tidak senonoh”.

- Kata Tidak senonoh, ada dua aliran yang mengembangkan nya:
A. Aliran Shammai. Menetapkan kata tidak senonoh itu Yaitu perzinahan. Hanya Perzinahan dan tidak ada alasan lain yang dapat dipakai untuk menceraikan seorang isteri.
B.   Aliran Hillel menafsirkan kata “tidak senonoh” seluas mungkin. sehingga perempuan boleh di ceraikan apabila :
- Menyediakan santapan malam tidak enak.
- Senang bepergian.
- Pergi keluar dengan rambut tidak di ikat.
- Berbicara dengan laki-laki lain.
- Bicara tidak sopan dengan mertua.
- Apabila cerewet suaranya sampai kerumahnya Tetangga.

Tragisnya aliran Hillel inilah yang berkembang luas.
Menurut hukum Rabinik PERCERAIAN WAJIB KALAU : PERZINAHAN DAN MANDUL.

Dengan dasar hukum diatas itulah orang Farisi bertanya kepada Yesus tentang boleh tidaknya menceraikan seorang isteri.

JAWABAN YESUS. :
Yesus menjawab persoalan ini dengan permulaan penciptaan. Dimana Adam dan Hawa diciptakan untuk masing-masing, bukan untuk yang lain. Persekutuan yang lengkap dan tidak dapat diceraikan.

Perkataan Musa bukan hukum tapi konsesi atau prinsip hidup pada zaman itu.
Istilah Yahudi PERKAWINAN = KIDDUSYIN artinya suami dikuduskan untuk isterinya dan sebaliknya.
A. Kesatuan Total
PERKAWINAN DIBERIKAN, BUKAN SUPAYA ORANG ITU MELAKUKAN SATU HAL BERSAMA-SAMA, MELAINKAN SUPAYA MEREKA MELAKUKAN SEMUA HAL BERSAMA-SAMA.

B. Kesatuan total dua pribadi.
-  Yang satu lebih dominan.
-  Selalu tegang setiap waktu.
-  Tanpa saling menerima satu sama lain. (harusnya saling berbagi)

YANG IDEAL SATU SAMA LAIN SALING MELENGKAPI.
+ Saling berbagi.
+ Mengenal dalam waktu yg cukup.

JADI DASAR KEKRISTENAN JELAS DALAM SEBUAH PERNIKAHAN TIDAK ADA DASAR KATA BERCERAI.

Ayat 10-12
 Hanya orang Kristen yang dapat menerima etika Kristen ini.(karena Kristus didalamnya)

Jesus heals the sick;
1    Κα  γένετο  τε  τέλεσεν    ησος  τος  λόγους  τούτους,  μετρεν  π  τς  Γαλιλαίας  κα  λθεν  ες  τ  ρια  τς  ουδαίας  πέραν  το  ορδάνου. 
2   κα  κολούθησαν  ατ  χλοι  πολλοί,  κα  θεράπευσεν  ατος  κε.
Answers the Pharisees concerning divorce;
3   Κα  προσλθον  ατ  Φαρισαοι  πειράζοντες  ατν  κα  λέγοντες·  ε  ξεστιν  πολσαι  τν  γυνακα  ατο  κατ  πσαν  ατίαν; 
4     δ  ποκριθες  επεν·  οκ  νέγνωτε  τι    κτίσας  π’  ρχς  ρσεν  κα  θλυ  ποίησεν  ατούς; 
5   κα  επεν·  νεκα  τούτου  καταλείψει  νθρωπος  τν  πατέρα  κα  τν  μητέρα  κα  κολληθήσεται  τ  γυναικ  ατο,  κα  σονται  ο  δύο  ες  σάρκα  μίαν. 
6   στε  οκέτι  εσν  δύο  λλ  σρξ  μία.    ον    θες  συνέζευξεν  νθρωπος  μ  χωριζέτω. 
7   λέγουσιν  ατ·  τί  ον  Μωϋσς  νετείλατο  δοναι  βιβλίον  ποστασίου  κα  πολσαι; 
8   λέγει  ατος  τι  Μωϋσς  πρς  τν  σκληροκαρδίαν  μν  πέτρεψεν  μν  πολσαι  τς  γυνακας  μν  π’  ρχς  δ  ο  γέγονεν  οτως. 
9   λέγω  δ  μν  τι  ς  ν  πολύσ  τν  γυνακα  ατο  μ  π  πορνεί  κα  γαμήσ  λλην  μοιχται.
Shows when marriage is necessary;
10   Λέγουσιν  ατ  ο  μαθητα·  ε  οτως  έστιν    ατία  το  νθρώπου  μετ  τς  γυναικός,  ο  συμφέρει  γαμσαι. 
11     δ  επεν  ατος·  ο  πάντες  χωροσιν  τν  λόγον  λλ’  ος  δέδοται. 
12   εσν  γρ  ενοχοι  οτινες  κ  κοιλίας  μητρς  γεννήθησαν  οτως,  κα  εσν  ενοχοι  οτινες  ενουχίσθησαν  π  τν  νθρώπων,  κα  εσν  ενοχοι  οτινες  ενούχισαν  αυτος  δι  τν  βασιλείαν  τν  ορανν.    δυνάμενος  χωρεν  χωρείτω.

Jesus heals the sick;
1 kai  egeneto  ote  etelesen  o  iēsous  tous  logous  toutous,  metēren  apo  tēs  galilaias  kai  ēlthen  eis  ta  oria  tēs  ioudaias  peran  tou  iordanou. 
2 kai  ēkolouthēsan  autō  ochloi  polloi,  kai  etherapeusen  autous  ekei.

Answers
 the Pharisees concerning divorce;
3 kai  prosēlthon  autō  pharisaioi  peirazontes  auton  kai  legontes·  ei  exestin  apolusai  tēn  gunaika  autou  kata  pasan  aitian; 
4 o  de  apokritheis  eipen·  ouk  anegnōte  oti  o  ktisas  ap  archēs  arsen  kai  thēlu  epoiēsen  autous; 
5 kai  eipen·  eneka  toutou  kataleipsei  anthrōpos  ton  patera  kai  tēn  mētera  kai  kollēthēsetai  tē  gunaiki  autou,  kai  esontai  oi  duo  eis  sarka  mian. 
6 ōste  ouketi  eisin  duo  alla  sarx  mia.  o  oun  o  theos  sunezeuxen  anthrōpos  mē  chōrizetō. 
7 legousin  autō·  ti  oun  mōusēs  eneteilato  dounai  biblion  apostasiou  kai  apolusai; 
8 legei  autois  oti  mōusēs  pros  tēn  sklērokardian  umōn  epetrepsen  umin  apolusai  tas  gunaikas  umōn  ap  archēs  de  ou  gegonen  outōs. 
9 legō  de  umin  oti  os  an  apolusē  tēn  gunaika  autou  mē  epi  porneia  kai  gamēsē  allēn  moichatai.

Shows when marriage is necessary;
10 legousin  autō  oi  mathētai·  ei  outōs  estin  ē  aitia  tou  anthrōpou  meta  tēs  gunaikos,  ou  sumpherei  gamēsai. 
11 o  de  eipen  autois·  ou  pantes  chōrousin  ton  logon  all  ois  dedotai. 

12 eisin  gar  eunouchoi  oitines  ek  koilias  mētros  egennēthēsan  outōs,  kai  eisin  eunouchoi  oitines  eunouchisthēsan  upo  tōn  anthrōpōn,  kai  eisin  eunouchoi  oitines  eunouchisan  eautous  dia  tēn  basileian  tōn  ouranōn.  o  dunamenos  chōrein  chōreitō.

TEKS ASLI ALKITAB


KALIMAT PENDEK

INJIL LUKAS 11

RHEMA HARI INI

BERSELANCAR DALAM KEBENARAN (MATIUS)