Monday, October 27, 2014

HUKUM MENURUT ORANG YAHUDI, Matius 5:17-20


Matthew 5:17-20
Christ Fulfills the Law
17   "Do not think that I came to destroy the Law or the Prophets. I did not come to destroy but to fulfill.
18   For assuredly, I say to you, till heaven and earth pass away, one jot or one tittle will by no means pass from the law till all is fulfilled.
19   Whoever therefore breaks one of the least of these commandments, and teaches men so, shall be called least in the kingdom of heaven; but whoever does and teaches them, he shall be called great in the kingdom of heaven.
20   For I say to you, that unless your righteousness exceeds the righteousness of the scribes and Pharisees, you will by no means enter the kingdom of heaven

17   Μὴ  νομίσητε  ὅτι  ἠλθον  καταλῦσαι  τὸν  νόμον  ἢ  τοὺς  προφήτας·  οὐκ ἦλθον  καταλῦσαι  ἀλλὰ  πληρῶσαι. 
18   ἀμὴν  γὰρ  λέγω  ὑμῖν  ἕως  ἂν  παρέλθῃ  ὁ οὐρανὸς  καὶ  ἡ  γῆ  ἰῶτα  ἓν  ἢ  μία  κεραία  οὐ  μὴ  παρέλθῃ  ἀπὸ  τοῦ  νόμου  ἕως  ἂν πάντα  γένηται. 
19   ὃς  ἐὰν  οὖν  λύσῃ  μίαν  τῶν  ἐντολῶν  τούτων  τῶν  ἐλαχίστων καὶ  διδάξῃ  οὕτως  τοὺς  ἀνθρώπους  ἐλάχιστος  κληθήσεται  ἐν  τῇ  βασιλείᾳ  τῶν οὐρανῶν·  ὃς  δ’  ἂν  ποιήσῃ  καὶ  διδάξη  οὗτος  μέγας  κληθήσεται  ἐν  τῇ  βασιλείᾳ τῶν  οὐρανῶν· 
20   λέγω  γὰρ  ὑμῖν  ὅτι  ἐὰν  μὴ  περισσεύσῃ  ὑμῶν  ἡ  δικαιοσύνη πλεῖον  τῶν  γραμματέων  καὶ  Φαρισαίων  οὐ  μὴ  εἰσέλθητε  εἰς  τὴν  βασιλείαν  τῶν οὐρανῶν.

Kalau kita baca perikop dan ayat-ayat diatas, sepertinya ada kontradiksi antara pernyataan Tuhan Yesus dan kritik kepadaNya tentang Hukum Taurat, Satu sisi sepertinya Tuhan Yesus mencela dan melanggar tapi satu sisi lagi Tuhan Yesus menghormati Hukum Taurat sedeniian tinggi dan sucinya.
Tapi kalau kita mau menyelidiki sedikit tentang Hukum Taurat yang dikembangkan dan dijalankan oleh Ahli-ahli Taurat dan orang Farisi maka kita akan berkesimpulan berbeda dari sikap dan statement tuhan yesus diatas. Kita lihat penjelasan tentang makna dan pentingnya hukum bagi orang Yahudi.

Ada 4 cara orang Yahudi menggunakan dan memahami hukum yaitu :
1.     10 hukum.
2.    5 kitab (Pentateukh).
3.    Kitab Hukum & Para Nabi.
4.    Dalam hati Hukum Lisan/tertulis.

No.4 inilah yang sering dikritik Tuhan Yesus dan Paulus. (ahli Taurat).

Yang jadi pertanyaan untuk no.4 adalah Apakah Hukum tertulis  itu :
Di dalam Perjanjian Lama yang tertulis adalah pokok dasar yang luas, yang masih harus ditafsirkan setiap orang dengan bimbingan Tuhan.
Menurut orang Yahudi dihari kemudian ternyata Hukum yang  ada hanya merupakan pokok-pokok yang besar yang mesti digali kembali karena kalau secara :
1.     Eksplisit = secara nyata. Tidak terdapat hukum-hukum real/nyata dalam kehidupan pasti ada dalamnya yang tidak secara langsung tertulis dan itu perlu digali dengan tuntunan Tuhan. Dan secara
2.    Implisit = Menggali dan mengeluarkan peraturan. Inilah Hukum dikembangkan disesuaikan dengan berjalannya waktu dan tatanan kehidupan.

Maka Ahli-ahli Tauratlah yang dipercaya untuk menggali dan mengembangkan hukum-hukum, menjabarkan peraturan-peraturan serta ketentuan-ketentuannya.
Dan mereka selama hidupnya menggali dan meneliti prinsip dasar Hukum Taurat tersebut dan menghasilkan :
a.    Peraturan-peraturan.
b.    Ketetapan-ketetapan.
c.    Ketentuan.

Dan ahli-ahli Taurat itu menemukan ribuan jumlahnya Peraturan, ketetapan dan ketentuan yang ada.

Inilah salah satu contohnya : HARI SABAT = Tidak boleh Bekerja.

 Contoh 1. Apakah PEKERJAAN itu = mereka menguraikan hampir segala sesuatu tentang Pekerjaan yang tidak boleh dilakukan pada hari sabat.

Membawa BEBAN pada hari Sabat.
Yang disebut Beban adalah : satu buah ara kering, segelas anggur, susu seteguk, Madu yang cukup untuk mengobati luka.

Semua ketentuan ini bagi ahli Taurat adalah “pokok” jadi bagi mereka Hukum tertulis adalah hukum Agama yang benar dan melayani akan benar.

Contoh 2. MENULIS : dianggap adalah sebuah pekerjaan dan :

DIANGGAP SALAH apabila :
1.     Menulis dua huruf dengan tinta dan bahasa berbeda.
2.    Menulis pada tembok, halaman-halaman buku yang sudah ada tulisan.

DIANGGAP BENAR apabila :
1.     Dengan cairan berwarna gelap, cairan buah-buahan, diatas tanah, dipasir (tulisan tidak bersifat tetap).
2.    Menulis 1 huruf ditembok, satu huruf lagi ditanah.

Contoh 3.  MENYEMBUHKAN :
Menyembuhkan dianggap pekerjaan pada hari sabat. Tindakan penyembuhan diperbolehkan hanya darurat saja, tapi tidak boleh tuntas. Karena tindakan penyembuhan sampai tuntas sama sekali dilarang.

Dan ini dibuat/ditulis tidak secara lengkap.
Pada abad 3 dibuat ringkasan disebut “MISHNA” berisi 63 BAB.
Mengenai berbagai macam pokok hukum (terjemahan dalam Bahasa Inggris 800 halaman).
Misnah ditafsir = “Talmud” 12 jilid (Jerusalem)
                         “Talmud” 16 jilid (Babel)

Dari semua uraian Hukum Taurat itu siapa pelaksana/yang mempraktekan/memberi teladan untuk menjalankan Hukum-hukum, Peraturan-peraturan, ketentuan-ketentuan yang dibuat oleh ahli Taurat, mereka di sebut orang-orang FARISI yang artinya adalah yang dipisahkan.
Orang yang memisahkan diri dari semua kegiatan hidup yang biasa, agar dapat memelihara berlakunya peraturan-peraturan dan ketentuan-ketentuan tersebut.

Inilah yang Tuhan Yesus kutuk. (Hukum-hukum, Peraturan-peraturan, ketentuan-ketentuan).  Kita lihat dalam ayat 21-48 Yesus memberikan exposisi/ penafsiran-Nya tentang hukum Taurat, dan mengkontraskannya dengan penafsiran / ajaran dari ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi. Perbedaan utama adalah bahwa ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi selalu memberikan penafsiran hurufiah, dan hanya memperhatikan tindakan lahiriah, sedangkan Yesus memberikan arti sebenarnya dan menekankan juga hati, pikiran, motivasi dan keinginan seseorang. Tetapi ada juga bagian dimana ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi itu menggunakan tradisi mereka yang sama sekali tidak ada dalam Kitab Suci (seperti dalam ayat 43), atau memberikan penerapan yang salah tentang Perjanjian Lama (seperti dalam ayat 31,33,38).


Bekasi, Tanggal 27 Oktober 2014

Indram642.blogspot.com

Matius 5:17-20
17 "Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.
18 Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.
19 Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga.

20 Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.

KALIMAT PENDEK

INJIL LUKAS 11

RHEMA HARI INI

BERSELANCAR DALAM KEBENARAN (MATIUS)