Tuesday, April 19, 2016

HUKUM PEMBALASAN, Matius 5:38-42


Matius 5:38-42, Go the Second Mile (HUKUM PEMBALASAN)
38     "You have heard that it was said, 'An eye for an eye and a tooth for a tooth.
39     But I tell you not to resist an evil person. But whoever slaps you on your right cheek, turn the other to him also.
40     If anyone wants to sue you and take away your tunic, let him have your cloak also.
41      And whoever compels you to go one mile, go with him two.
42     Give to him who asks you, and from him who wants to borrow from you do not turn away.

He exhorts to forgive wrong,
38   Ἠκούσατε  ὅτι  ἐρρέθη·  ὀφθαλμὸν  ἀντὶ  ὀφθαλμοῦ  καὶ  ὀδόντα  ἀντὶ  ὀδόντος.
39   ἐγὼ  δὲ  λέγω  ὑμῖν  μὴ  ἀντιστῆναι  τῷ  πονηρῷ·  ἀλλ’  ὅστις σε  ῥαπίζει  εἰς  τὴν δεξιὰν  σιαγόνα  σου,  στρέψον  αὐτῷ  καὶ  τὴν  ἄλλην·
40   καὶ  τῷ  θέλοντι  σοι κριθῆναι  καὶ  τὸν χιτῶνα  σου  λαβεῖν  ἄφες  αὐτῷ  καὶ  τὸ  ἱμάτιον·
41   καὶ  ὅστις  σε ἀγγαρεύσει  μίλιον  ἓν  ὕπαγε  μετ’  αὐτοῦ  δύο.
42   τῷ  αἰτοῦντι  σε  δός  καὶ  τὸν θέλοντα  ἀπὸ  σοῦ  δανίσασθαι  μὴ  ἀποστραφῆς.

HUKUM YANG TERTUA DIDUNIA INI.
Lex Talionis Yaitu Hukum Pembalasan (Mata ganti Mata, Gigi ganti Gigi) adadi Kitab Hukum HAMMURABI, Raja Babil tahun 2285-2243 SM.

Tetapi ada perbedaan antara orang Ningrat dengan orang kebanyakan.
§  Sesama ningrat berlaku Hukum (gigi ganti gigi)
§  Ningrat dengan orang miskin berlaku hukum (hanya dibayar dengan uang yang telah ditentukan).
§  Orang miskin dan orang ningrat (gigi ganti gigi).
§  Orang Miskin dengan orang miskin (gigi ganti gigi)

Jadi isi pokok hukum yang terkandung didalamnya cukup jelas “KALAU ADA ORANG YANG MERUGIKAN ORANG LAIN, MAKA KERUGIAN YANG SAMA HARUS DI KENAKAN KEPADA ORANG TERSEBUT.

HUKUM LEX TALIONIS ternyata telah menjadi bagian penting dari Perjanjian Lama.
Contoh : Keluaran 21:23-25, Ulangan 19:21, Imamat 24:9-20.

Hukum ini di Perjanjian Lama seperti hukum yang kejam, tapi mari kita mempelajari beberapa hal :
1.     HUKUM LEX TALIONIS : sebbearnya adalah hukum PERMULAAN dari ANUGERAH.
Untuk membatasi pembalasan/balas dendam.
Pada zaman purba apabila ada satu anggota kelompok suku dilukai maka suku itu akan menyerang suku yang melukaiyang akibatnya banyak yang mati.
Jadi tujuannya jelas untuk membatasi Pembalasan yang akibatnya mengurangi penumpahan darah.

2.    Pribadi-pribadi tidak diberikan hak untuk menentukan sendiri pembalasannya.
Hakim yang menentukan dipengadilan. Contoh : Ulangan 19:18

3.    AHLI YAHUDI mengubahnya menjadi seperti yang ada didalam DOCUMENT hukum Yahudi yaitu : “BABA KAMMA”
Kalau ada orang yang mencelakai orang lain, maka ia harus bertanggung jawab atas 5 (lima) hal :
a.    Luka
b.    Rasa Sakit.
c.    Penyembuhannya.
d.    Waktu yang hilang.
e.    Kehormatan si penderita.

4.    HUKUM LEX TALIONIS ini hanyalah bagian terkecil dari seluruh ETIKA Perjanjian Lama. Karena di Perjanjian Lama banyak sekali tentang ANUGERAH dan KEMURAHAN.
Contoh : Imamat 19:18; Amsal 25:21, Amsal 24:19, Ratapan 3:30.

TETAPI YESUS MENGHAPUSKAN DASAR UTAMA dari HUKUM LEX TALIONIS = HUKUM PEMBALASAN.

Hukum ini tidak mempunyai tempat di dalam hidup KRISTIANI.
1.     Ayat 19 menampar pipi kiri beri pipi Kanan.
Menurut hukum Rabinis menampar dengan bagian belakang tangan itu penghinaan dua kali.
Tapi Yesus mengajar tidak boleh balas atau mendendam.

2.    Ayat 40 mengingini bajumu serahkan jubahmu.
Di Israel tidak semua orang yang mempunyai jubah, kalau pakaian, orang yang paling miskinpun punya pakaian lebih dari satu.
Dan Jubah dipakai hanya untuk siang hari (mencegah sengatan Matahari) dan malam hari dari udara dingin. Keluaran 22:26-27.
Jadi jubah adalah hak setiap orang, yang harus selalu ada padanya dan tidak bolehdiambil oleh orang lain.
Tetapi Yesus mengatakan orang Kristen tidak boleh :
Ø  Mengandalkan Haknya.
Ø  Memperdebatkan hak-hak hukumnya.
Ø  Tetapi yang dipikirkannya adalah tugasnya.

ORANG KRISTEN SEJATI HARUSLAH TERUS BELAJAR MENJADI ORANG YANG SEOLAH-OLAH TIDAK MEMPUNYAI HAK HUKUM.

3.    Ayat 41 dipaksa berjalan 1 mil.
AGGAREUEIN = Memaksa.
Asal kata AGGAREUS = Utusan/Kurir.

Kata ini dipakai untuk setiap bentuk pemaksaan terhadap penduduk jajahan.
Contoh : Simon dari Kirene dipaksa mengangkat Salib Yesus.

KALAU ENGKAU DIBERI TUGAS , MESKIPUN TUGAS ITU KAU BENCI  DAN TAK MASUK AKAL, JANGANLAH MELAKUKANNYA SEBAGAI TUGAS JAHAT DAN MENIMBULKAN RASA DENDAM DALAM DIRIMU; KERJAKANLAH TUGAS ITU SEBAGAI PELAYANAN DENGAN KEGEMBIRAAN.

4.    Ayat 42 MEMBERI DAN MEMINJAM.
Perintah Allah yang mulia Ulangan 15:7-11.
5 (lima) pokok/dasar soal memberi untuk orang Yahudi.
v  Pemberian tidak boleh di tolak.
v  Pemberian harus cocok dengan orang yang menerimanya.
v  Memberi haruslah dilakukan secara pribadi dan rahasia atau diam-diam.
v  Cara memberi haruslah juga sesuai dengan keadaan, sifat dan suasana jiwa orang yang menerima.
v  Memberi adalah suatu kehormatan dan sekaligus kewajiban, sebab semua pemberiaan sebenarnya adalah pemberian kepada Allah.

LEBIH BAIK MEMBERI ORANG YANG PURA-PURA MENGEMIS KETIMBANG MNGHINDARKAN DIRI DARI MEMBERIKAN SESUATU KEPADA ORANG YANG MEMANG BENAR-BENAR MEMBUTUHKAN.

Bekasi, 13 Agustus 2013

Karyadim642.blogspot.com

Matius 5:38-42, Mata ganti mata, Gigi ganti gigi
5:38 Kamu telah mendengar firman: Mata ganti mata dan gigi ganti gigi.
5:39 Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu.
5:40 Dan kepada orang yang hendak mengadukan engkau karena mengingini bajumu, serahkanlah juga jubahmu.
5:41 Dan siapapun yang memaksa engkau berjalan sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil.
5:42 Berilah kepada orang yang meminta kepadamu dan janganlah menolak orang yang mau meminjam dari padamu.

He exhorts to forgive wrong,

38 ēkousate  oti  errethē·  ophthalmon  anti  ophthalmou  kai  odonta  anti  odontos. 
39 egō  de  legō  umin    antistēnai    ponērō·  all  ostis  se  rapizei  eis  tēn  dexian siagona  sou,  strepson  autō  kai  tēn  allēn·
40 kai    thelonti  soi  krithēnai  kai  ton chitōna  sou  labein  aphes  autō  kai  to  imation·
41 kai  ostis  se  angareusei  milion  en upage  met  autou  duo.

42   aitounti  se dos kai  ton  thelonta  apo  sou  danisasthai   apostraphēs. 

Monday, April 18, 2016

BERSUMPAH (SWEAR), Matius 5:33-37

indram642.blogspot.co.id

BERSUMPAH (SWEAR), Matius 5:33-37

Jesus Forbids Oaths
33     "Again you have heard that it was said to those of old, 'You shall not swear falsely, but shall perform your oaths to the Lord.'
34     But I say to you, do not swear at all: neither by heaven, for it is God's throne;
35     nor by the earth, for it is His footstool; nor by Jerusalem, for it is the city of the great King.
36     Nor shall you swear by your head, because you cannot make one hair white or black.
37     But let your 'Yes' be 'Yes,' and your 'No,' 'No.' For whatever is more than these is from the evil one.

 33   Πάλιν ἠκούσατε ὅτι ἐρρέθη τοῖς ἀρχαίοις οὐκ ἐπιορκήσεις, ἀποδώσεις δὲ τῷ  κυρίῳ τοὺς ὅρκους σου.  
34   ἐγὼ  δὲ  λέγω  ὑμῖν  μὴ  ὀμόσαι  ὅλως·  μήτε  ἐν  τῷ οὐρανῷ  ὅτι  θρόνος  ἐστιν  τοῦ  θεοῦ,  
35   μήτε  ἐν  τῇ  γῇ  ὅτι  ὑποπόδιον  ἐστιν  τῶν ποδῶν  αὐτοῦ,  μήτε  εἰς  Ἱεροσόλυμα  ὅτι  πόλις  ἐστιν  τοῦ  μεγάλου  βασιλέως, 
36   μήτε  ἐν  τῇ  κεφαλῇ  σου  ὀμόσῃς,  ὅτι  οὐ  δύνασαι  μίαν  τρίχα  λευκὴν  ποιῆσαι   μέλαιναν.  
37   ἔστω  δὲ    λόγος  ὑμῶν  ναὶ  ναί,  οὐ  οὐ·  τὸ  δὲ  περισσὸν  τούτων  ἐκ τοῦ  πονηροῦ  ἐστιν.

Pada Zaman Tuhan Yesus ada 3 (tiga) macam sumpah :
1.     SUMPAH PERCUMA.
Sumpah yang sebenarnya tidak perlu dan tidak pada tempatnya.
Contoh : Demi hidup, Demi Kepalaku. Dan lain-lain.
Bersumpah dengan memakai nama-nama yang suci.

2.  SUMPAH PENGELAKAN/SUMPAH CUCI TANGAN.
Ada 2 (dua) kelompok sumpah ini :
a.    Sumpah mengikat.
Sumpah yang memaki nama Allah.
b.    Sumpah yang tidak mengikat.
Sumpah yang tidak memakai nama Allah. Inilah sumpah yang mereka bebas melanggarnya.

3.  MENOLAK SUMPAH.
Ada dua kelompok yang dengan tegas menolak sumpah :
a.    ORANG ESSENI (sekte Agama Yahudi Kuno)
Sumpah ini lebih buruk dari perkataan palsu.
b.    Kelompok QUAKERS (kelompok persekutuan Persaudaraan).
Pemimpinya George Fox, aliran ini tidak pernah mengangkat sumpah, paling jauh mereka mengatakan “SESUNGGUHNYA”
Ayat 33: “Kamu telah mendengar pula yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan bersumpah palsu, melainkan peganglah sumpahmu di depan Tuhan”.
Dalam hukum Taurat (Perjanjian Lama) tidak ada ayat yang bunyinya persis seperti itu. Tetapi ada beberapa ayat yang kalau digabungkan berbunyi seperti itu. Ayat-ayat itu adalah:
Ø  Imamat 19:12 - “Janganlah kamu bersumpah dusta demi namaKu, supaya engkau jangan melanggar kekudusan nama Allahmu; Akulah TUHAN”.
Ø  Bilangan 30:2 “Apabila seorang laki-laki bernazar atau bersumpah kepada TUHAN, sehingga ia mengikat dirinya kepada suatu janji, maka janganlah ia melanggar perkataannya itu; haruslah ia berbuat tepat seperti yang diucapkannya”.
Ø  Ulangan 23:21 “‘Apabila engkau bernazar kepada TUHAN, Allahmu, janganlah engkau menunda-nunda memenuhinya, sebab tentulah TUHAN, Allahmu, akan menuntutnya dari padamu, sehingga hal itu menjadi dosa bagimu”.
Ø  Pkhotbah 5:3-4 - “Kalau engkau bernazar kepada Allah, janganlah menunda-nunda menepatinya, karena Ia tidak senang kepada orang-orang bodoh. Tepatilah nazarmu. Lebih baik engkau tidak bernazar dari pada bernazar tetapi tidak menepatinya”.
Sekalipun demikian, yang dibicarakan/dibetulkan di sini oleh Yesus bukanlah hukum Tauratnya sendiri, tetapi penafsiran/ajaran ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi tentang hukum Taurat. Lagi-lagi terjemahan salah dari Kitab Suci Indonesia yang menggunakan istilah difirmankan seolah-olah menunjukkan bahwa Yesus menentang Perjanjian Lama. Tetapi dalam terjemahan yang benar tidak terlihat hal itu.
KJV: ‘Again, ye have heard that it hath been said by them of old time, Thou shalt not forswear thyself, but shalt perform unto the Lord thine oaths’ 
(= Lagi, engkau telah mendengar bahwa telah dikatakan oleh mereka dari jaman dulu, Engkau tidak boleh bersumpah palsu, tetapi engkau harus melakukan bagi Tuhan sumpahmu).
NIV: “Again, you have heard that it was said to the people long ago, ‘Do not break your oath, but keep the oaths you have made to the Lord.’” 
(= Lagi, engkau telah mendengar bahwa dikatakan kepada orang-orang jaman dulu, ‘Jangan melanggar sumpahmu, tetapi peganglah sumpah yang telah engkau buat terhadap Tuhan’).

Dalam ayat 33-37 ini Yesus membicarakan sumpah yang berhubungan dengan hukum ke 3 (Jangan menyebut nama Tuhan Allahmu dengan sembarangan / sia-sia).
Mari saudara-saudara kalau sudah mengerti ini Jangan terbiasa mengucapkan kata-kata seruan seperti ‘Ya Allah’, ‘Masya-allah’, atau seperti yang dilakukan oleh orang-orang Barat, yaitu ‘My God’, ‘Jesus Christ’, dan sebagainya.

Ini termasuk pelanggaran hukum ketiga, karena menyebut nama Allah secara sembarangan / sia-sia!

Juga jangan menggunakannya sekedar untuk lelucon atau percakapan yang tidak berguna! Ini merupakan dosa yang sekalipun sudah sering dibicarakan, tetapi tetap sering diremehkan dan dilanggar oleh banyak orang-orang kristen yang bahkan termasuk aktivist gereja! 

INGAT BAHWA SIKAP SAUDARA TERHADAP NAMA ALLAH MERUPAKAN SIKAP SAUDARA TERHADAP ALLAH SENDIRI!

Jadi kesimpulan dari ayat ini jelas, sekali-kali jangan bersumpah, sekalipun ada beberapa ahli Teologia yang menyatakan bahwa sumpah boleh, selama itu tidak sembarangan.

Tetapi untuk saudara yang mengerti Firman Yesus diatas janganlah Saudara bersumpah, kalau saudara sudah sering bersumpah, mari mulai berani melangkah untuk tidak bersumpah, ini langkah-langkah untuk tidak bersumpah.:
v  Sadari bahwa itu merupakan dosa.
Kalau saudara tidak menganggap ‘sumpah gampangan’ itu sebagai dosa, tentu saudara tidak akan berusaha membuang hal itu dari hidup saudara. Jadi, kesadaran dosa ini mutlak penting!
v  Berbicaralah jujur senantiasa.
Banyak orang sering berdusta sehingga tidak bisa dipercaya dan supaya ia bisa dipercaya, ia lalu bersumpah. Tetapi kalau kita selalu jujur kepada siapapun, kita akan dipercaya sekalipun tidak bersumpah. Dengan demikian, sumpah itu tak akan dibutuhkan lagi untuk meyakinkan orang.
Memang kalau selama ini saudara sudah dikenal sebagai orang yang sering berdusta, dan mulai saat ini saudara mengambil keputusan untuk berbicara jujur, maka tentu saja orang-orang di sekitar saudara tidak akan cepat-cepat percaya. Tetapi bertekunlah dalam kejujuran itu, maka lambat laun orang-orang itu akan mempercayai saudara.
v  Jangan peduli kalau saudara tidak dipercaya, sekalipun saudara mengatakan kebenaran.
Tidak perlu menyakinkan orang itu dengan jalan bersumpah. Kalau orang itu tidak mau per­caya, biarkanlah ia tidak percaya!

Kiranya Firman Tuhan hari ini dapat saudara/saudari nikmati dan hidup didalamnya.
Jesus Love You

Bekasi, 09 Agustus 2013

Karyadim642.blogspot.com

33. Kamu telah mendengar pula yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan bersumpah palsu, melainkan peganglah sumpahmu di depan Tuhan.
34. Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah sekali-kali bersumpah, baik demi langit, karena langit adalah takhta Allah,
35. maupun demi bumi, karena bumi adalah tumpuan kaki-Nya, ataupun demi Yerusalem, karena Yerusalem adalah kota Raja Besar;
36. janganlah juga engkau bersumpah demi kepalamu, karena engkau tidak berkuasa memutihkan atau menghitamkan sehelai rambutpun.
37. Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat.

to swear.
33. palin ēkousate oti errethē tois archaiois ouk epiorkēseis, apodōseis de  kuriō tous orkous sou.
34. egō de legō umin  omosai olōs· mēte en  ouranō oti thronos estin tou theou,
35. mēte en   oti upopodion estin tōn podōn autou, mēte eis ierosoluma oti  polis estin tou megalou basileōs,
36. mēte en  kephalē sou omosēs, oti ou dunasai mian tricha leukēn poiēsai  ē  melainan.

37. estō de o logos umōn nai nai, ou ou· to de perisson toutōn ek tou ponērou estin.

KALIMAT PENDEK

KITAB 1 KORINTUS

RHEMA HARI INI

KITAB MATIUS