Friday, May 13, 2016

PENCOBAAN MENJADIKAN ORANG LEBIH KUAT, Matius 6:13


indram642.blogspot.co.id

PENCOBAAN MENJADIKAN ORANG LEBIH KUAT - Matius 6:13
13 And do not lead us into temptation, But deliver us from the evil one.
     For Yours is the kingdom and the power and the glory forever. Amen.
13 κα  μ  εσενέγκς  μς  ες  πειρασμόν, λλ  ῥῦσαι  μς  π  το  πονηρο.
13 kai  mē  eisenenkēs  ēmas  eis  peirasmon, alla  rusai  ēmas  apo  tou  ponērou.
13 وَلاَ تُدْخِلْنَا فِي تَجْرِبَةٍ، لَكِنْ نَجِّنَا مِنَ الشِّرِّيرِ، لأَنَّ لَكَ الْمُلْكَ وَالْقُوَّةَ وَالْمَجْدَ إِلَى الأَبَدِ. آمِين.             
13 dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin

Pencobaan adalah agar kita menjadi orang yang lebih kuat dan lebih baik.
PEIRAZEIN = Berusaha menggoda atau membujuk untuk berbuat jahat.
Arti yang baik adalah Menguji, mencoba Ketahanan, Kesetiaan, dan lain-lain.
Contoh di Perjanjian Lama : Abraham disuruh mengorbankan anak. Kejadian 22:1

“KEKUATAN JAHAT”
SATAN dalam bahasa Ibrani = Lawan/Musuh bisa untuk manusia.
Kalau si A bermusuhan dengan si B, maka B adalah Satan si A.
Contoh :

-      1 Samuel 29 Filistin terhadap Daud (Daud menjadi Satan/Lawan)
-      2 Samuel 19:22 Abisai anak Zeruya menjadi lawan (Satan) Daud.

ORANG YANG BERPERKARA MELAWAN ORANG LAIN.
Didalam Ayub 1:6 SATAN/IBLIS masih bagian dari anak-anak Allah dan diSurga IBLIS masih bagian dari anak-anak Allah, dan di Sorga Iblis menjadi Penuntut Ilahi (mengadukan perkara Manusia) dan masih menjadi perangkat Pengadilan Sorgawi.

Tetapi iblis kemudian menjadi lawan manusia.

PENCOBAAN
Dari manakah pencobaan itu datang ?
1.     Datang dari luar diri kita.
-      Melalui pergaulan yang buruk.
-      Keadaan yang buruk
2.    Kenyataan hidup yang pahit dan tragis.
Dari orang yang kita kasihi, keluarga, saudara, teman dll.
Matius 10:36; Markus 3:21.
3.    Datang dengan cara yang aneh.
4.    Datang Dari titik lemah kita.
5.    Datang Dari titik kuat.
-      Percaya diri yang berlebihan.

Bagaimana mengatasi PENCOBAAN.
1.     Penghargaan terhadap diri sendiri.
2.    Mentaati warisan adat dan tradisi.
3.    Keterikatan kita kepada orang-orang yang kita kasihi dan mengasihi kita.
4.    Penyertaan kehadiran Yesus Kristus.

Berdasarkan tulisan Budi Asali :
Kalimat Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin’ (ay 13b).

Bagian ini diperdebatkan keasliannya dan karena itu bagian ini diletakkan di dalam tanda kurung tegak. Memang kalau tidak ada kalimat ini, doa Bapa Kami ini menjadi ‘aneh’, karena terhenti secara tiba-tiba. Tetapi bagaimanapun juga, Lukas 11:2-4 juga tidak memiliki bagian itu. Disamping itu, untuk Matius 6:9-13, manuscript-manuscript yang kuno tidak memiliki kalimat itu dan manuscript-manuscript yang memiliki kalimat itu, kalimatnya bervariasi / berbeda satu dengan yang lain.

Kesimpulan: kalimat ini tidak ada dalam aslinya!


Thursday, May 12, 2016

ARTI DOSA SERTA MENGAMPUNI DAN DIAMPUNI, Matius 6:12, 14-15

indram642.blogspot.co.id

 ARTI DOSA SERTA MENGAMPUNI DAN DIAMPUNI, - Matius 6:12, 14-15
12. And forgive us our debts, As we forgive our debtors.
14. “For if you forgive men their trespasses, your heavenly Father will also forgive you.
15. But if you do not forgive men their trespasses, neither will your Father forgive your trespasses.
12   καὶ  ἄφες  ἡμῖν  τὰ  ὀφειλήματα  ἡμῶν, ὡς  καὶ  ἡμεῖς  ἀφήκαμεν  τοῖς  ὀφειλέταις  ἡμῶν. 
14   Ἐὰν  γὰρ  ἄφητε  τοῖς  ἀνθρώποις  τὰ  παραπτώματα  αὐτῶν  ἀφήσει  καὶ  ὑμῖν   πατὴρ  ὑμῶν    οὐράνιος·  
15   ἐὰν  δὲ  μὴ  ἀφῆτε  τοῖς  ἀνθρώποις,  τὰ  παραπτώματα  αὐτῶν  οὐδὲ    πατὴρ  ὑμῶν  ἀφήσει  τὰ  παραπτώματα  ὑμῶν. 

1.   D O S  A
Dewasa ini perkataan dosa bukanlah suatu perkataan yang populer. Setiap orang, baik laki-laki maupun wanita, cenderung untuk menolak kalau disebut atau diperlakukan sebagai orang-orang berdosa yang patut masuk neraka.
Masalahnya banyak yang salah dalam pengertian tentang dosa, bagi mereka pendosa itu kalau pencuri, pemabuk, pembunuh, pelacur, penzinah, pembohong, dan lain-lain itulah yang disebut dosa.
Dan mereka hidup secara sopan, terhormat, biasa, tidak pernah terlibat hukum, tidak pernah dipenjara, pokoknya tidak pernah melakukan kejahatan.

Didalam Perjanjian Baru kita temukan lima kata yang berbeda yang diterjemahkan dengan dosa. :
1.     HAMARTIA.
Artinya Tidak mengenai sasaran, contoh seperti orang yang sedang memanah dimana anak panah yang dilepaskan ternyata tidak sampai titik yang dituju/meleset.
Jadi dosa artinya kegagalan untuk mengenai sasaran, dan kegagalan untuk menjadi manusia sebagaimana seharusnya.
2.    PARABASIS.
Artinya dosa adalah Langkah melintasi garis yang memisahkan yang benar dan yang salah.
3.    PARAPTOMA.
Artinya tergelincir ketika melintas. Karena jalan yang dilewati licin, maka tergelincir kekiri atau kekanan.
Paraptoma tidak mengandung unsur kesengajaan sekuat PARABASIS. Dosa tergelincir ini bisa jadi karena dendam atau hal lain yang untuk sementara menguasai diri kita sehingga kehilangan kendali diri.
4.    ANOMIA.
Artinya tidak terhukum. Ini adalah dosa yang dilakukan oleh orang yang tahu hal-hal yang benar, namun dilakukannya juga hal-hal salah yang diketahuinya itu. (orang yang tahu hukum, namun justru dilakukannya hal-hal yang melawan hukum).
5.    OPHEILEMA
Artinya Hutang. Atau gagal membayar yang seharusnya dibayar/kegagalan dalam tugas dan kewajiban

Jadi setelah kita mengerti arti dosa yang sebenarnya maka kita tahu bahwa dosa adalah suatu penyakit yang umum dimana semua manusia terlibat. Penampilan yang terhormat dimata manusia bisa berjalan bersama-sama dengan hati yang penuh dosa yang nampak oleh mata Allah.

2.  MENGAMPUNI DAN DIAMPUNI.
Dari antara semua permohanan yang ada didalam doa Bapa kami, permohonan pengampunan itu merupakan yang paling menakutkan.
Didalam ayat 14 dan 15 Tuhan Yesus mengatakan kalau kita mengampuni orang lain dan menolak mengampuni orang lain maka Allah akan menolak mengampuni dosa kita.
Jadi kalau kita mengampuni orang lain otomatis Allahpun akan mengampuni dosa kita.

Ada 3 (tiga) hal pengampunan Kristiani yang kita perlukan :
1.     Harus belajar MENGERTI orang lain.
Kalau seseorang melakukan sesuatu pasti ia mempunyai tujuan :
-          Kalau orang itu canggung, kurang sopan, dan mudah marah, mungkin sedang ada sesuatu dalam hidupnya.
-          Kalau ia bertindak dengan kebencian atau kecurigaan, mungkin ia telah keliru mengerti kita, memperoleh keterangan yang tidak benar mengenai perkataan dan perbuatan kita. Atau dia adalah korban lingkungan hidupnya atau mempunyai warisan masalah, atau juga memiliki pembawaan khusus.
Untuk menghadapi orang yang seperti ini yang paling utama adalah tindakan MENGAMPUNI dari pada kita lancarkan kemarahan atau kutukan.
Itu sebabnya baiklah kita belajar mengerti orang lain, sehingga kita bisa mengetahui sebahagian atau seluruhnya alasan dari tindakan-tindakannya.

2.    Harus belajar MELUPAKAN.
Melupakan hal yang tidak mudah dilakukan PENGAMPUNAN adalah tanda orang yang BESAR. Melupakan kesalahan orang lain adalah PERBUATAN YANG MULIA.

3.    Belajar MENGASIHI.
Kita harus menerapkan kasih AGAPE, yaitu kebajikan dan kehendak baik yang tidak mengenal batas, yang bertujuan kebaikan tertinggi bagi orang, tanpa perduli akan perlakuan dan tindakan orang lain tersebut kepada kita dan itu hanya dapat dilakukan jika Kristus hidup didalam kita dan memerintah hidup kita.

Bekasi, 27 September 2013.


indram642.blogspot.co.id


Matthew 6: 12, 14-15
12   kai  aphes  ēmin  ta  opheilēmata  ēmōn, ōs  kai  ēmeis  
aphēkamen  tois  opheiletais  ēmōn. 
14   ean  gar  aphēte  tois  anthrōpois  ta  paraptōmata  autōn  
aphēsei  kai  umin  o patēr  umōn  o  ouranios·  
15   ean  de    aphēte  tois  anthrōpois,  ta  paraptōmata autōn  
oude  o  patēr  umōn  aphēsei  ta  paraptōmata  umōn.
12 وَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا، كَمَا نَغْفِرُ نَحْنُ لِلْمُذْنِبِينَ إِلَيْنَا!
14 فَإِنْ غَفَرْتُمْ لِلنَّاسِ زَلاَّتِهِمْ، يَغْفِرْ لَكُمْ أَبُوكُمُ السَّمَاوِيُّ زَلاَّتِكُمْ.
15 وَإِنْ لَمْ تَغْفِرُوا لِلنَّاسِ، لاَ يَغْفِرْ لَكُمْ أَبُوكُمُ السَّمَاوِيُّ زَلاَّتِكُمْ.
12 dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami;
14 Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga.

15 Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu."

KALIMAT PENDEK

KITAB 1 KORINTUS

RHEMA HARI INI

KITAB MATIUS