Wednesday, October 21, 2020

BAGI TUHAN TIDAK SUKAR UNTUK MENOLONG

https://www.youtube.com/channel/UC8m2gD66qnRsakDyvlFj2zg

BERJALANLAH selalu bersama dengan Tuhan Yesus dengan membaca dan merenungkan, serta melakukan Firman-Nya.

Karyadi DONE SUDAH BACA

1 Samuel 14:6-10  Berkatalah Yonatan kepada bujang pembawa senjatanya itu: "Mari kita menyeberang ke dekat pasukan pengawal orang-orang yang tidak bersunat ini. Mungkin TUHAN akan bertindak untuk kita, sebab bagi TUHAN tidak sukar untuk menolong, baik dengan banyak orang maupun dengan sedikit orang." 

Lalu jawab pembawa senjatanya itu kepadanya: "Lakukanlah niat hatimu itu; sungguh, aku sepakat." 

Kata Yonatan: "Perhatikan, kita menyeberang ke dekat orang-orang itu dan memperlihatkan diri kepada mereka. 

Apabila kata mereka kepada kita begini: Berhentilah, sampai kami datang padamu, maka kita tinggal berdiri di tempat kita dan tidak naik mendapatkan mereka,

tetapi apabila kata mereka begini: Naiklah ke mari, maka kita akan naik, sebab kalau demikian TUHAN telah menyerahkan mereka ke dalam tangan kita. Itulah tandanya bagi kita." 

RHEMA HARI INI 

Iman yang benar tertuju kepada Tuhan dan kuasa-Nya. Iman seperti itu akan melihat perbuatan besar Tuhan yang melampaui kekuatan manusia. 

Kita lihat bagaimana perbuatan Jonathan dan Bujangnya ketika akan mengalahkan orang Filistin :

1. Iman yang luar biasa. ayat 6B

2. Bujangnya dan Yonatan sepakat.  lihat ayat 7 Bujangnya menyatakan Kpd Yonatan aku sepakat dgnmu.

3. Berani bernubuat utk mengalahkan musuh.

4. Taat dan peka mendengarkan suara Tuhan, Berdasarkan Nubuat. 

Sebelumnya kita telah membaca bahwa Saul yang disertai orang Israel, telah terdesak dan dikalahkan oleh pasukan Filistin. Hari ini kita mem-baca bahwa Yonatan, anaknya mengalahkan musuh hanya dengan seorang bujang pembawa senjata. Dengan berdua saja, Yonatan berani menyeberang ke dekat pasukan pengawal orang Filistin dan mengalahkan kira-kira dua puluh orang. Kekalahan kecil ini ternyata menimbulkan kegentaran yang besar di perkemahan Filistin, di padang, dan di antara seluruh rakyatnya. Bahkan ada tertulis: "bumi gemetar." Mengapa ini bisa terjadi? Dalam ayat 15b tertulis, "...sehingga menjadi kegentaran yang dari Allah". Sebagai penutup, dalam ayat 23a tertulis, "Demikianlah TUHAN menyelamatkan orang Israel pada hari itu." 

Sikap Yonatan adalah sikap orang beriman. Saat menghadapi kesulitan, ancaman, dan kondisi yang buruk, Yonatan percaya kepada Tuhan. Ia tahu bahwa kemenangan dalam peperangan bukan terletak pada besarnya jumlah pasukan, melainkan pada Tuhan yang ada di pihak mereka. Seperti kata-kata Yonatan sendiri: "...sebab bagi TUHAN tidak sukar untuk menolong, baik dengan banyak orang maupun dengan sedikit orang." (ayat 6c). 

Apa tantangan berat yang sedang Anda hadapi dalam hidup sekarang ini? Apakah Anda sedang didera berbagai problem? Kesulitan ekonomi, dililit utang, atau masalah rumah tangga? Ingat, jangan coba-coba cari jalan keluar sendirian! Cari Tuhan dan bersandarlah hanya kepada Dia, serta taati firman-Nya. Lihatlah dengan kacamata iman bagaimana Tuhan akan berkarya dalam hidup Anda. Ia akan menyelamatkan Anda dari semua masalah tersebut melalui kuasa dan perbuatan-Nya yang ajaib, melampaui yang Anda dapat pikirkan dan bayangkan. 

Di manakah Yonatan-Yonatan masa kini, yang beriman dan mengandalkan Tuhan dalam menyaksikan kuasa-Nya kepada dunia ini?

Tuesday, October 20, 2020

KEPEMIMPINAN DIMULAI DENGAN KESABARAN DAN KETAATAN.

https://www.youtube.com/channel/UC8m2gD66qnRsakDyvlFj2zg

BERJALANLAH selalu bersama dengan Tuhan Yesus dengan membaca dan merenungkan, serta melakukan Firman-Nya.

Karyadi DONE SUDAH BACA

1 Samuel 13:13-14  Kata Samuel kepada Saul: "Perbuatanmu itu bodoh. Engkau tidak mengikuti perintah TUHAN, Allahmu, yang diperintahkan-Nya kepadamu; sebab sedianya TUHAN mengokohkan kerajaanmu atas orang Israel untuk selama-lamanya. 

Tetapi sekarang kerajaanmu tidak aakankan tetap. TUHAN telah memilih seorang yang berkenan di hati-Nya dan TUHAN telah menunjuk dia menjadi raja atas umat-Nya, karena engkau tidak mengikuti apa yang diperintahkan TUHAN kepadamu."  

RHEMA HARI INI.

KEPEMIMPINAN DIMULAI DENGAN KESABARAN DAN KETAATAN.

Ketaatan pada Tuhan bersifat mutlak. Dialah Raja sejati yang berdaulat penuh atas hidup umat manusia, baik ia rakyat biasa, pembesar, atau seorang raja sekalipun. Namun Saul, raja yang dipilih Tuhan, gagal untuk taat mutlak pada Tuhan. 

Menjelang pertempuran melawan Filistin, Samuel berjanji akan datang dalam tujuh hari, tetapi ketika Samuel belum juga tiba, Saul tidak sabar sehingga lancang mempersembahkan kurban yang bukan tugasnya. Padahal Samuel datang pada waktunya, tepat sesuai janjinya (lihat ayat 10). 

Alasan Saul tidak menaati firman Tuhan serupa dengan alasan yang sering kita pakai. 

Pertama, terdesak oleh keadaan karena pasukan Filistin menjepit mereka. Kita pun sering berkata bahwa kita terpaksa melanggar firman Tuhan karena kondisi mendesak kita, takut menghadapi kesulitan hidup, sudah tidak makan sekian waktu, sehingga harus mencuri, menjarah, serta tindakan2 yg tdk layak lainnya. 

Kedua, tidak sabar menantikan jawaban atau pertolongan Tuhan. Seperti Saul tidak sabar menunggu Samuel, kita juga sering tak sabar menunggu jawaban Tuhan bila sedang menggumulkan sesuatu. Kita ingin secepat mungkin menyelesaikan masalah, tanpa peduli bila kita lakukan hal itu melanggar firman Tuhan. 

Ketidaksabaran dan ketidaktaatan inilah yang menyebabkan Tuhan mencabut janji-Nya atas kelanggengan dinasti Saul,

Saul kemudian ditolak oleh Tuhan dan kerajaannya tidak kokoh (ayat 14). Bukan karena kalah berperang dengan Filistin, melainkan karena tidak taat kepada firman Tuhan. 

Ia tidak taat kepada aturan yang melarangnya melakukan tugas yang bukan wewenangnya. Pemimpin yang tidak tahu batas wewenangnya akan berkembang menjadi pemimpin yang membahayakan bukan mendatangkan sejahtera bagi rakyatnya. 

Maka kita harus belajar untuk taat mutlak kepada Tuhan, dengan tidak mencari-cari alasan. Kegagalan kita bukan terutama karena serangan iman dari luar, melainkan lebih sering karena sikap hati kita yang tidak sepenuhnya bersedia tunduk pada Tuhan.

KALIMAT PENDEK

KITAB 1 KORINTUS

RHEMA HARI INI

KITAB MATIUS