Tuesday, November 28, 2017

C E M A S

CEMAS
Cemas merupakan penyakit hati yang dialami oleh setiap manusia ketika manusia tersebut tidak yakin dan percaya terhadap apa yang ia lakukan atau terhadap apa yang orang lain perbuat.

Rasa cemas terkadang sangat menyiksa batin setiap orang yang sedang mengalami perasaan tersebut. Cemas sendiri sebenarnya adalah bagian dari rasa takut.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dijelaskan bahwa arti kata "cemas" adalah perasaan tidak tenteramnya hati atau kegelisahan hati.

Sedangkan salah satu arti kata "takut" adalah merasa gentar (ngeri) menghadapi sesuatu yang dianggap akan mendatangkan bencana.

Demikian pula dalam kehidupan ini, ketika dihadapkan pada masalah yang besar acapkali hati kita diliputi oleh rasa cemas dan takut.

Kita menyikapi masalah dengan respons hati yang negatif, memandang masalah seperti "Goliat" yang siap menghancurkan hidup kita.

Kecemasan dan ketakutan timbul ketika kita selalu berpikiran negatif dengan melihat masalah sebagai raksasa besar yang sulit dikalahkan dan sepertinya tidak ada jalan keluarnya.

Ada tertulis: "Karena yang kutakutkan, itulah yang menimpa aku, dan yang kucemaskan, itulah yang mendatangi aku." (Ayub 3:25).


Rasa cemas dan takut hanya akan menimbulkan sikap pesimis sehingga kita dipenuhi keraguan dan tidak lagi percaya kepada kuasa Tuhan.

Monday, November 27, 2017

PAGI HARI BERSAMA TUHAN

Morning with God
PAGI HARI BERSAMA TUHAN
Kita tahu pagi hari adalah waktu yang tepat mempersiapkan segala sesuatunya. Akan tetapi banyak orang ketika bangun pagi pikirannya langsung tertuju kepada masalah yang membuat mereka terus dihantui rasa kuatir dan takut; bagaimana kalau uang belanja tidak cukup, bagaimana kalau toko sepi, bagaimana kalau target meleset, bagaimana kalau klien membatalkan janjinya.

Ada pula yang hanya memikirkan cara uang meraup keuntungan sebanyak-banyaknya dalam hal berbisnis. Kita pun cenderung mengandalkan kekuatan dan kepintaran sendiri, tidak lagi mengandalkan Tuhan dan melibatkan Dia di setiap perencanaan hidup ini.

Jarang sekali kita mengawali hari dengan mempersiapkan hati untuk mencari wajah Tuhan dan bersekutu dengan-Nya terlebih dahulu, dan menyerahkan segala sesuatunya kepada Tuhan.

Padahal membangun kekariban dengan Tuhan adalah awal yang baik sebelum kita mengisi hari dengan berbagai aktivitas dan kesibukan. Hal inilah yang sering diabaikan dan disepelekan oleh banyak orang Kristen.

Kalau kita sudah memulai dengan langkah yang salah, semakin jauh kita melangkah akan semakin berat langkah yang akan kita tempuh. Hal-hal yang tak terduga di luar perencanaan bisa saja terjadi dan itu akan mengejutkan kita.


Awalilah hari baru dengan mengutamakan Tuhan dan melibatkan Dia, maka sepanjang hari yang akan kita jalani pasti jauh berbeda hasilnya.

KALIMAT PENDEK

KITAB 1 KORINTUS

RHEMA HARI INI

KITAB MATIUS