Saturday, August 19, 2023

DOSA YANG TIDAK TERAMPUNI - MATIUS 12:31-32




Matius 12:31-32 DOSA YANG TIDAK TERAMPUNI

31 Sebab itu Aku berkata kepadamu: Segala dosa dan hujat manusia akan diampuni, tetapi hujat terhadap Roh Kudus tidak akan diampuni.

32 Apabila seorang mengucapkan sesuatu menentang Anak Manusia, ia akan diampuni, tetapi jika ia menentang Roh Kudus, ia tidak akan diampuni, di dunia ini tidak, dan di dunia yang akan datangpun tidak.

The Unpardonable Sin

31  "Therefore I say to you, every sin and blasphemy will be forgiven men, but the blasphemy against the Spirit will not be forgiven men.

32 Anyone who speaks a word against the Son of Man, it will be forgiven him; but whoever speaks against the Holy Spirit, it will not be forgiven him, either in this age or in the age to come.

Tulisan dari ayat diatas memang sangat mengejutkan dan banyak sekali diperdebatkan oleh banyak ahli kitab dan teolog, suatu pernyataan Tuhan Yesus yang sangat keras untuk orang-orang yang tidak ingin membuka hati dengan terbuka, mengenalnya dengan benar.

Ada dua persepsi yang berusaha saya tulis tentang ayat 31-32 ini :

1.    Penghujatan kepada Yesus sebagai manusia dan Penghujatan terhadap Roh kudus dari sudut pandang Perjanjian Lama.

Sudut pandang ini ingin menjelaskan tentang frasa anak Manusia dan Roh Kudus dalam sudut pandang perjanjian Lama :

a.    Hujat kepada anak Manusia.

Berdasarkan sudut pandang Perjanjian Lama kata “Anak Manusia” itu didalam bahasa Ibrani dan Aram sama sekali bukan suatu gelar, tetapi hanya suatu ungkapan untuk menyebut seorang manusia.

Contoh :

Ketika seorang Rabi memulai suatu perumpamaan, mereka mengawalinya dengan “Ada seorang anak manusia yang ….”

Sedangkan kita hanya berkata, :Ada seorang manusia yang…”

Dalam Mazmur 8:5 “Apakah Manusia, sehingga Engkau mengingatnya ? apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya ?”

Didalam Kitab Yehezkiel Allah berulang kali menyebutnya anak manusia :

Yehezkiel 2:1 “FirmanNya kepadaku :”Hai anak manusia, bangunlah dan berdiri, karena Aku hendak berbicara dengan engkau.” (lihat  Yehezkiel 2:6,8; 3:1,4,17,25) semuanya tertulis tanpa huruf besar, artinya adalah manusia.

 Dalam manuskrip PB bahasa Yunani kata-katanya tertulis semuanya dalam huruf besar (disebut uncial), diperkirakan harusnya dalam Matius 12:8 anaknya manusia seharusnya dituliskan tanpa huruf besar, sehingga frasa tidak merujuk kepada Yesus, tetapi kepada manusia.

 b. Hujat kepada Roh Kudus.

Yang harus kita pahami adalah bahwa Yesus tidak sedang berbicara tentang Roh Kudus dalam pengertian Kristen yang kita percayai sekarang ini. Karena pada waktu itu Pantekosta belum datang dan roh Kudus belum turun keatas manusia dengan seluruh kuasa, terang dan kepenuhan-Nya.

Jadi dalam konteks ayat 31-32 diatas ucapan Yesus harus ditafsirkan dalam terang pemahaman Yahudi tentang Roh Kudus, karena orang Yahudipun Percaya adanya Roh Kudus.

Menurut ajaran Yahudi, Roh Kudus mempunyai 2 tugas utama :

a.    Roh Kudus membawa kebenaran Allah kepada manusia.

b.    Roh Kudus memampukan manusia untuk mengenali dan memahami kebenaran itu ketika mereka melihatnya.

Dari sudut pandang ini kita mau lihat kenapa Tuhan Yesus menyatakan “Hujat terhadap Roh Kudus tidak akan diampuni”.

Seseorang dapat kehilangan kemampuan apapun bila ia tidak menggunakannya, dan ini bisa disegala aspek hidup.

Contoh :

a.    Bila seseorang tidak lagi menggunakan otot-ototnya maka ototnya akan mengkerut.

b.    Secara pikiran. 

Ketika orang masa mudanya bersekolah, mendapat sedikit pengetahuan.

Contoh : belajar bahasa, music, dan lain-lain, ternyata pengetahuan itu sudah lama hilang, karena tidak dilatih dengan baik.

Dalam persepsi juga begitu, seseorang akan kehilangan seluruh apresiasinya terhadap music yang baik, jika ia hanya mendengar music murahan, juga akan kehilangan kemampuan membaca buku bermutu karena hanya membaca buku-buku picisan, atau ia akan kehilangan kenikmatan terhadap hal yang bersih dan sehat, bila ia terlalu lama menikmati hal-hal yang rendah dan kotor.

Oleh karena itu SESEORANG AKAN KEHILANGAN KEMAMPUAN UNTUK MENGENALI KEBAIKAN DAN KEBENARAN. Bila ia lama sekali menutup mata dan telinga terhadap kehendak Allah. IA SAMPAI TAHAP DIMANA KEJAHATANNYA SENDIRI TAMPAK BAIK DIMATANYA, dan KEBAIKAN ALLAH TAMPAK JAHAT BAGINYA.

Inilah tahap yang dialami oleh Ahli Taurat dan orang Farisi mereka sudah lama Buta dan Tuli terhadap Allah, sehingga mereka telah kehilangan kemampuan untuk mengenali-Nya ketika diperhadapkan dengan-Nya.

Mereka melihat kebaikan yang telah menjelma menjadi manusia dan menyebutnya sebagai kejahatan yang telah menjelma, dan melihat Anak Allah dan menudingnya sebagai sekutu si jahat.

Mengapa dosa menjadi “tidak terampuni” ?

Bila seseorang tidak dapat mengenali kebaikan ketika ia melihatnya, dan tidak mengingininya dan bila tidak mengenali kejahatan sebagai kejahatan dan tidak menyesali dan tidak ingin meninggalkan kejahatannya itu.

Dan bila ia tidak lagi mencintai yang baik dan membenci yang jahat, dan bila ia tidak mau bertobat.

IA TIDAK DAPAT DIAMPUNI KARENA PERTOBATAN ADALAH SYARAT SATU-SATUNYA BAGI PENGAMPUNAN.

Karena dosa terhadap Roh Kudus ialah sungguh-sungguh telah hilangnya kesadaran dan perasaan terhadap dosa.

 

Bekasi, 20 April 2015

Karyadim642.blogspot.com

 

The Unpardonable Sin (Mark 3:28-30)

31 Δι  τοτο  λέγω  μν,  πσα  μαρτία  κα  βλασφημία  φεθήσεται  τος  νθρώποις,    δ  το  Πνεύματος  βλασφημία  οκ  φεθήσεται. 

32 κα  ς  ἐὰν  επ  λόγον  κατ  το  Υο  το  νθρώπου,  φεθήσεται  ατ·  ς  δ’  ν  επ  κατ  το  Πνεύματος  το  γίου,  οκ  φεθήσεται  ατ  οτε  ν  τούτ  τ  αἰῶνι  οτε  ν  τ  μέλλοντι.

31 dia  touto  legō  umin  pasa  amartia  kai  blasphēmia  aphethēsetai  tois  anthrōpois  ē  de  tou  pneumatos  blasphēmia  ouk  aphethēsetai.

32 kai  os  ean  eipē  logon  kata  tou  uiou  tou  anthrōpou  aphethēsetai  autō·  os  d  an  eipē  kata  tou  pneumatos  tou  agiou,  ouk  aphethēsetai  autō  oute  en  toutō    aiōni  oute  en    mellonti.


Friday, August 18, 2023

WAHYU 20 - KERAJAAN SERIBU TAHUN


WAHYU 20

Kerajaan seribu tahun
20:1-6
1Lalu aku melihat seorang malaikat turun dari sorga memegang anak kunci jurang maut dan suatu rantai besar di tangannya; 2 ia menangkap naga, si ular tua itu, yaitu Iblis dan Satan. Dan ia mengikatnya seribu tahun lamanya, 3lalu melemparkannya ke dalam jurang maut, dan menutup jurang maut itu dan memeteraikannya di atasnya, supaya ia jangan lagi menyesatkan bangsa-bangsa, sebelum berakhir masa seribu tahun itu; kemudian dari pada itu ia akan dilepaskan untuk sedikit waktu lamanya.
4  Lalu aku melihat takhta-takhta dan orang-orang yang duduk di atasnya; kepada mereka diserahkan kuasa untuk menghakimi. Aku juga melihat jiwa-jiwa mereka, yang telah dipenggal kepalanya karena kesaksian tentang Yesus dan karena firman Allah; yang tidak menyembah binatang itu dan patungnya dan yang tidak juga menerima tandanya pada dahi dan tangan mereka; dan mereka hidup kembali dan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Kristus untuk masa seribu tahun. 5Tetapi orang-orang mati yang lain tidak bangkit sebelum berakhir masa yang seribu tahun itu. Inilah kebangkitan pertama. 6Berbahagia dan kuduslah ia, yang mendapat bagian dalam kebangkitan pertama itu. Kematian yang kedua tidak berkuasa lagi atas mereka, tetapi mereka akan menjadi imam-imam Allah dan Kristus, dan mereka akan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Dia, seribu tahun lamanya.
Iblis dihukum
20:7-10
7Dan setelah masa seribu tahun itu berakhir, Iblis akan dilepaskan dari penjaranya, 8 dan ia akan pergi menyesatkan bangsa-bangsa pada keempat penjuru bumi, yaitu Gog dan Magog, dan mengumpulkan mereka untuk berperang dan jumlah mereka sama dengan banyaknya pasir di laut. 9Maka naiklah mereka ke seluruh dataran bumi, lalu mengepung perkemahan tentara orang-orang kudus dan kota yang dikasihi itu. Tetapi dari langit turunlah api menghanguskan mereka, 10dan Iblis, yang menyesatkan mereka, dilemparkan ke dalam lautan api dan belerang, yaitu tempat binatang dan nabi palsu itu, dan mereka disiksa siang malam sampai selama-lamanya.
Hukuman yang terakhir
20:11-15
11  Lalu aku melihat suatu takhta putih yang besar dan Dia, yang duduk di atasnya. Dari hadapan-Nya lenyaplah bumi dan langit dan tidak ditemukan lagi tempatnya. 12Dan aku melihat orang-orang mati, besar dan kecil, berdiri di depan takhta itu. Lalu dibuka semua kitab. Dan dibuka juga sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu. 13Maka laut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya, dan maut dan kerajaan maut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya, dan mereka dihakimi masing-masing menurut perbuatannya. 14Lalu maut dan kerajaan maut itu dilemparkanlah ke dalam lautan api. Itulah kematian yang kedua: lautan api. 15Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan ke dalam lautan api itu.

KALIMAT PENDEK

KITAB 1 KORINTUS

RHEMA HARI INI

KITAB MATIUS