Saturday, August 12, 2023

KITAB BILANGAN 28 - KORBAN PAGI DAN KORBAN PETANG

BILANGAN 28

Korban pagi dan korban petang
28:1-8
1 Tuhan berfirman kepada Musa: 2”Perintahkanlah kepada orang Israel dan katakanlah kepada mereka: Dengan setia dan pada waktu yang ditetapkan haruslah kamu mempersembahkan persembahan-persembahan kepada-Ku sebagai santapan-Ku, berupa korban api-apian yang baunya menyenangkan bagi-Ku. 3 Katakanlah kepada mereka: Inilah korban api-apian yang harus kamu persembahkan kepada Tuhan: dua ekor domba berumur setahun yang tidak bercela setiap hari sebagai korban bakaran yang tetap; 4domba yang satu haruslah kauolah pada waktu pagi, domba yang lain haruslah kauolah pada waktu senja. 5Juga sepersepuluh efa tepung yang terbaik untuk korban sajian, diolah dengan seperempat hin minyak tumbuk. 6Itulah korban bakaran yang tetap yang diolah pertama kali di atas gunung Sinai menjadi bau yang menyenangkan, suatu korban api-apian bagi Tuhan7Dan korban curahannya ialah seperempat hin untuk setiap domba; curahkanlah minuman yang memabukkan sebagai korban curahan bagi Tuhan di tempat kudus. 8Dan domba yang lain haruslah kauolah pada waktu senja; sama seperti korban sajian pada waktu pagi dan sama seperti korban curahannya haruslah engkau mengolahnya sebagai korban api-apian yang baunya menyenangkan bagi Tuhan.”
Korban Sabat dan korban bulan baru
28:9-15
9  ”Pada hari Sabat: dua ekor domba berumur setahun yang tidak bercela, dan dua persepuluh efa tepung yang terbaik sebagai korban sajian, diolah dengan minyak, serta dengan korban curahannya. 10Itulah korban bakaran Sabat pada tiap-tiap Sabat, di samping korban bakaran yang tetap dan korban curahannya.
11Pada bulan barumu haruslah kamu mempersembahkan sebagai korban bakaran kepada Tuhan: dua ekor lembu jantan muda, seekor domba jantan, tujuh ekor domba berumur setahun yang tidak bercela, 12dan juga tiga persepuluh efa tepung yang terbaik sebagai korban sajian, diolah dengan minyak, untuk tiap-tiap lembu jantan, serta dua persepuluh efa tepung yang terbaik sebagai korban sajian, diolah dengan minyak, untuk domba jantan yang seekor itu, 13serta sepersepuluh efa tepung yang terbaik sebagai korban sajian, diolah dengan minyak, untuk tiap-tiap domba; itulah suatu korban bakaran, bau yang menyenangkan, suatu korban api-apian bagi Tuhan14Dan korban-korban curahannya haruslah untuk seekor lembu jantan setengah hin anggur, untuk seekor domba jantan sepertiga hin dan untuk seekor domba seperempat hin. Itulah korban bakaran pada setiap bulan baru dalam setahun. 15Dan seekor kambing jantan haruslah diolah menjadi korban penghapus dosa bagi Tuhan, serta dengan korban curahannya, di samping korban bakaran yang tetap.”
Korban pada hari-hari raya
28:16–29:40
16   ”Dalam bulan yang pertama, pada hari yang keempat belas bulan itu, ada Paskah bagi Tuhan17 Pada hari yang kelima belas bulan itu ada hari raya; tujuh hari lamanya harus dimakan roti yang tidak beragi. 18Pada hari yang pertama ada pertemuan kudus, maka tidak boleh kamu melakukan sesuatu pekerjaan berat, 19dan haruslah kamu mempersembahkan kepada Tuhan sebagai korban api-apian, sebagai korban bakaran: dua ekor lembu jantan muda, seekor domba jantan dan tujuh ekor domba berumur setahun; haruslah kamu ambil yang tidak bercela. 20Sebagai korban sajiannya haruslah kamu olah tepung yang terbaik diolah dengan minyak, yakni tiga persepuluh efa untuk seekor lembu jantan dan dua persepuluh efa untuk seekor domba jantan; 21sepersepuluh efa harus kauolah untuk setiap domba dari ketujuh ekor domba itu. 22Selanjutnya seekor kambing jantan sebagai korban penghapus dosa untuk mengadakan pendamaian bagimu; 23selain dari korban bakaran pagi yang termasuk korban bakaran yang tetap haruslah kamu mengolah semuanya itu. 24Secara demikian haruslah setiap hari selama tujuh hari kamu olah santapan berupa korban api-apian yang baunya menyenangkan bagi Tuhan; di samping korban bakaran yang tetap haruslah itu diolah, serta dengan korban curahannya. 25Dan pada hari yang ketujuh haruslah kamu mengadakan pertemuan yang kudus, maka tidak boleh kamu melakukan sesuatu pekerjaan berat.
26  Pada hari hulu hasil, pada waktu kamu mempersembahkan korban sajian baru kepada Tuhan, pada hari raya lepas tujuh minggu, haruslah kamu mengadakan pertemuan kudus, maka tidak boleh kamu melakukan sesuatu pekerjaan berat. 27Pada waktu itu haruslah kamu mempersembahkan sebagai korban bakaran menjadi bau yang menyenangkan bagi Tuhan: dua ekor lembu jantan muda, seekor domba jantan, tujuh ekor domba berumur setahun; 28juga sebagai korban sajiannya: tepung yang terbaik, diolah dengan minyak, yakni tiga persepuluh efa untuk setiap ekor lembu jantan, dua persepuluh efa untuk domba jantan yang seekor itu, 29sepersepuluh efa untuk setiap domba dari ketujuh ekor domba itu; 30seekor kambing jantan untuk mengadakan pendamaian bagimu. 31Selain dari korban bakaran yang tetap dan korban sajiannya, haruslah kamu mengolah semuanya itu, serta dengan korban-korban curahannya. Haruslah kamu ambil yang tidak bercela.

Friday, August 11, 2023

SIFAT HAMBA TUHAN - MATIUS 12:15-21



MATIUS  12:15-21 SIFAT HAMBA TUHAN

Behold, My Servant

15   But when Jesus knew it, He withdrew from there. And great multitudes followed Him, and He healed them all.

16   Yet He warned them not to make Him known,

17   that it might be fulfilled which was spoken by Isaiah the prophet, saying:

18   " Behold! My Servant whom I have chosen, My Beloved in whom My soul is well pleased! I will put My Spirit upon Him, And He will declare justice to the Gentiles.

19   He will not quarrel nor cry out, Nor will anyone hear His voice in the streets.

20  A bruised reed He will not break, And smoking flax He will not quench, Till He sends forth justice to victory;

21   And in His name Gentiles will trust."       

 

15 Tetapi Yesus mengetahui maksud mereka lalu menyingkir dari sana. (15b) Banyak orang mengikuti Yesus dan Ia menyembuhkan mereka semuanya.

16 Ia dengan keras melarang mereka memberitahukan siapa Dia,

17 supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya:

18 Lihatlah, itu Hamba-Ku yang Kupilih, yang Kukasihi, yang kepada-Nya jiwa-Ku berkenan; Aku akan menaruh roh-Ku ke atas-Nya, dan Ia akan memaklumkan hukum kepada bangsa-bangsa.

19 Ia tidak akan berbantah dan tidak akan berteriak dan orang tidak akan mendengar suara-Nya di jalan-jalan.

20 Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya, sampai Ia menjadikan hukum itu menang.

21 Dan pada-Nyalah bangsa-bangsa akan berharap."

 Ayat 15.

Dari ayat 15 ini kita boleh melihat bijaksananya Tuhan Yesus mensikapi masalah yang dihadapinya, :

 1)   Yesus tahu akan rencana orang-orang Farisi dalam ayat 14, dan Ia tahu juga:

   a.   Bahwa belum saatnya bagi Dia untuk mati.

b.   Bukan caranya bagi Dia untuk mati dengan cara pembunuhan biasa.

c.   Belum saatnya Yesus bertentangan secara frontal.

d. Melarang orang yang disembuhkan/dipulihkan memberitahukan siapa Dia.

2)   Karena itu Ia menyingkir (ayat 15). 15 Tetapi Yesus mengetahui maksud mereka lalu menyingkir dari sana. (15b) Banyak orang mengikuti Yesus dan Ia menyembuhkan mereka semuanya.

       Pada waktu Yesus menyingkir, Ia tetap menjadi berkat bagi banyak orang dengan cara menyembuhkan mereka dari penyakit mereka (ayat 15).

        Pada waktu menghadapi problem, kita memang harus berdoa dan beriman, tetapi kita juga harus melakukan hal-hal yang sesuai dengan akal sehat. Misalnya: kalau sakit, pergi ke dokter, minum obat, dan sebagainya.

         Jadi, dalam bahayapun Ia tidak bersikap egois, tetapi tetap memikirkan bagaimana bisa menjadi berkat bagi orang lain.

       Pertanyaan : Kalau saudara sedang menghadapi problem / bahaya, apakah saudara masih memikirkan bagaimana bisa menjadi berkat bagi orang lain?

 Ayat 16:

Yesus melarang untuk memberitahu siapa Dia.

 1)   Ini mungkin ditujukan kepada roh jahat (lihat Markus 3:12).

       Mengapa Yesus melarang mereka? Karena Yesus tidak mau dianggap berkomplot dengan mereka (bandingkan dengan Paulus dalam Kisah 16:16-18).

 2)   Tetapi mungkin juga larangan Yesus ini ditujukan kepada orang-orang yang telah Ia sembuhkan (ayat 15-16).

      Mengapa Yesus melarang mereka? Mungkin supaya tidak mengundang bahaya dari orang-orang Farisi yang ingin membunuhnya.

       Atau Jelaslah bahwa kebenaran tidak selalu harus dinyatakan pada setiap saat. Kadang-kadang, kalau memang keadaan tak menguntungkan bagi Kerajaan Allah, maka kebenaran itu harus ditahan dulu (bandingkan dengan 1 Korintus 3:1-2;  Yohanes 16:12;  Pengkhotbah 3:7b).

 Ayat 17-21:

Ayat 18-21 adalah kutipan dari Yesaya 42:1-4.

Yang menjadi pertanyaan adalah: mengapa Matius menghubungkan peristiwa ini dengan Yesaya 42:1-4.

Maksud dari kutipan adalah tentang Koresy sedang menyapu bersih lawan-lawannya dengan menaklukan mereka. Menurut Nabi Yesaya ini adalah sebagai rencana Allah yang sengaja dan pasti, sekalipun Koresi sendiri tidak menyadari itu, dan Ia menguasai dunia Timur. Dan ayat ini lah yang dijadikan Nubuatan oleh ayat Matius diatas tentang Tuhan Yesus.

Apa hubungannya?

 Ayat 18

-      Hambaku yang Kupilih, Kukasihi dan Berkenan.

Ayat ini adalah untuk Koresy (Yesaya 42:1) yang dipakai Tuhan untuk menyatakan kuasanya dan kutipan ayat 14 ini adalah nubuatan tentang Yesus Kristus.

-      Ditaruhkan Roh Tuhan.

Supaya apa yang dilakukannya (Menjadi Penguasa dan menguasai bangsa-bangsa, Raja-Raja) adalah menurut kehendak-Nya, sekalipun Raja Koresy sendiri tidak menyadari bhwa dirinya dipakai Tuhan untuk melakukan kehenda-Nya untuk menyadarkan Israel, dan dalam Kitab Matius menjadi kutipan yang menandakan Yesus yang dipenuhi Roh Kudus untuk melakukan Pekerjaan/Kehendak Bapa.

-      Memaklumkan Hukum kepada Bangsa-bangsa.

 

Ayat 19-20 (Yesaya 42-3)

1)    Yesus tidak mau konfrontasi / bertengkar dengan orang-orang Farisi (lihat ayat 14-15).

Kata “Berteriak” ialah kata yang dipakai untuk gonggongan anjing, bunyi burung gagak, ocehan orang mabuk, suara gaduh orang banyak yang tidak puas dengan sesuatu.

Artinya Yesus tidak akan bertengkar dengan manusia, yang sering kita ketahui tentang pertengkaran dimana saling memaki dengan keras, kebencian diantara Teolog-teolog karena berbeda pandangan, sedih sekali dan Yesus mengajarkan, terjadinya perselisihan diantara kita sudah merupakan kekalahan.

2)   Yesus hidup sesuai kehendak Tuhan (ayat 15 - jadi berkat bagi orang lain, dan sebagainya). Ini cocok dengan ayat 18.

      - Buluh yang Patah terkulai tidak akan diputuskannya.

Buluh adalah sejenis tumbuhan seperti alang-alang yang tumbuh liar yang sangat umum di sepanjang tepi sungai di Israel. Seseorang dapat menemukan ribuan bahkan puluhan ribu alang-alang. Buluh yang patah sangat lumrah untuk dibuang karena selain tidak berharga sama sekali, sekaligus menjadi tidak berguna sama sekali.

Inilah keadaan kita! Manusia sekarang menempatkan kepentingannya berdasarkan jabatan di perusahaan, besarnya jumlah tabungan di bank, Prestasi-prestasi, gelar- gelar yang panjang setelah nama belakang, pangkat dalam pemerintahan, dan sebagainya.

Namun di mata Tuhan semua manusia hanyalah buluh yang patah terkulai yang tidak berharga dan tidak berguna. Interpretasi ini mengembalikan manusia yang berpikir dirinya hebat untuk kembali sadar betapa remehnya dia.

Tapi ketika kita sudah patah sekalipun/tidak berharga/ layak dibuang tapi bagi Tuhan kita begitu Berharga. Sehingga bukanya kita di patahkan dihancurkan atau dibuang tapi kita malah dipulihkan menjadi kembali berharga seperti ketika kita di ciptakan-Nya serupa dan segambar dengan-Nya.

 

      - Sumbu yang pudar nyalanya tidak akan di padamkan.

Tuhan masih melihat pengharapan dan iman yang kita miliki, sekecil apapun itu. Dan Dia tidak pernah menyerah dengan Anda dan saya, karena Tuhan tahu bahwa suatu saat api hidup yang redup itu bisa berkobar lagi bahkan membakar hidupnya dan sesama. Jadi, jangan pernah kita menyerah karena Dia tidak pernah menyerah dengan kita.

3)   Yesus mengajar Firman Tuhan kepada bangsa-bangsa lain / diikuti bangsa-bangsa lain (Markus 3:7-8). Ini cocok dengan ayat 18,21.


KALIMAT PENDEK

KITAB 1 KORINTUS

RHEMA HARI INI

KITAB MATIUS