MENGAPA FIRMAN TUHAN BEGITU PENTING?
Amsal mengambarkan Firman Tuhan sebagai perisai yang
melindungi kita, Rasul Paulus menggambarkan bahwa Firman Allah adalah juga
pedang yang kita gunakan untuk mengalahkan lawan. MENGAPA FIRMAN TUHAN BEGITU
PENTING? Jawabannya tentu adalah sebab hanya firman Tuhan yang merupakan
kebenaran Allah yang teruji, yang dapat dijadikan patokan dalam hidup kita
dalam memilah dan mimilih yang benar dan salah.
Startegi iblis sejak awal adalah membuat manusia gagal dalam
mengenali mana yang benar dan salah. Itulah sebabnya manusia harus berpegang
kepada apa yang tidak berubah, apa yang teruji, yakni Firman Allah.
Bagaimanakah cara iblis menyesatkan manusia? Dengan menambahi
dan mengurangi arti firman Tuhan. Peristiwa Taman Eden Mengamati Mengumpulkan
Informasi mengingatkan kita bagaimana Iblis mencoba mereduksi atau mengurangi
arti dari Firman Tuhan.
Hal inilah yang membuat nenek moyang kita Adam dan Hawa
kemudian jatuh ke dalam dosa. Ada sebuah syair lagu ditulis oleh Russel Kelso
Carter pada tahun 1886, ia menulis sebuah hymne berjudul Standing on the
Promises “Berdiri [berpegang] pada Janji-janji [Allah].”
Russel adalah seorang yang sangat berpotensi. Ia adalah
seorang yang cerdas dan memiliki kehidupan yang baik. Meskipun demikian,
diusianya yang ke 30, ia mengalami sakit jantung yang parah, saat itulah ia
menulis lagu ‘Standing on Promises.” Dalam salah satu baitnya, ia menulis:
“Berdiri tegap atas janji yang tidak akan pernah gagal
Ketika badai keraguan begitu kuatnya dan ketakutan menyerang
Dengan perkataan Allah yang hidup, Aku akan mengalahkannya Berdiri tegap atas
janji Tuhan” Firman Tuhan membuat Russel sembuh, bukan dari sakit Jantung yang
dia alami tetapi dari rasa kecewa karena kondisi hidupnya yang tidak sesuai
dengan apa yang dia harapkan. Firman Tuhan juga yang memampukannya setia
melayani sampai akhir hayatnya.
Itulah sebabnya jika seorang Kristen tidak mengenal Firman
Allah, tidak bertumbuh dalam pengajaran yang benar akan firman Allah, maka
tidak mungkin ia akan tetap kuat untuk hidup di jalan Tuhan. Kebenaran inilah
yang juga dilihat oleh penulis kitab Mazmur, yang menuliskan Mazmur 1. Ia
menegaskan bahwa kita harus hidup menjauhkan diri dari jalan orang berdosa.
Namun, hal tersebut tidak cukup, kita haruslah mencintai
Firman Tuhan. Mengapa demikian? Jawabannya adalah sebab Firman Tuhanlah yang
akan membimbing hidup kita untuk dapat memilah dan memilih yang benar.
Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang
fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam
kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang
merenungkan Taurat itu siang dan malam. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi
aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu
daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil. Mazmur 1:1-3
No comments:
Post a Comment