SEMUA FIRMAN ALLAH ADALAH MURNI
Jika Firman Allah adalah kebenaran, sebagai konsekuensinya
Firman Allah itu dapat dipercaya dan dapat diandalkan, inilah yang membuat
penulis Amsal kemudian berkata bahwa Firman Allah adalah seperti perisai (Amsal
30:5).
Meskipun banyak orang memahami bahwa Firman Tuhan itu adalah
kebenaran dan dapat dipercayai, namun mereka tidak berarti hidup mengandalkan
Firman Allah. Ada kalanya seorang Kristen mau menaati Firman Tuhan, jika apa
yang dinyatakan dalamnya cocok dengan apa yang diinginkannya.
Alkitab sangatlah penting bagi kehidupan manusia. Manusia pun
akan jatuh dalam dosa jika mereka mengabaikan Firman Tuhan. Itulah sebabnya
dalam Amsal 30:5, Alkitab menegaskan bahwa Firman Allah itu adalah perisai.
Semua firman Allah adalah murni. Ia adalah perisai bagi
orang-orang yang berlindung pada-Nya. Apakah fungsi dari perisai? Perisai
adalah alat yang digunakan orang-orang di zaman dulu, misalnya saja bangsa
Mesir, Kanaan, dan Israel, untuk melindungi diri mereka dari serangan lawan,
khususnya ketika mereka terlibat dalam sebuah peperangan.
Dalam PL, umat Allah sering diceritakan hadir dalam
peperangan, misalnya saja saat Bangsa Israel harus merebut tanah Kanaan (lihat
Kitab Yosua). Peperangan fisik mereka sebenarnya adalah gambaran dari
peperangan melawan kejahatan dan dosa. Dalam PB, kita pun dikatakan berhadapan
dengan peperangan, namun bukan lagi melawan manusia, namun melawan
pemerintah-pemerintah di udara atau kuasa-kuasa kejahatan yang berupaya untuk
melawan kerajaan Allah dan umat Tuhan.
Bagaimanakah seorang percaya dapat bertahan bahkan menang
dalam peperangan melawan kerajaan kegelapan? Kita perlu memperhatikan apa yang
Rasul Paulus ajarkan mengenai “perlengkapan senjata Allah.”
Efesus 6:10-18
10. Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam
kekuatan kuasa-Nya. 11. Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya
kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis; 12. karena perjuangan kita
bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah,
melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini,
melawan roh-roh jahat di udara. 13. Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan
senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu
dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu. 14. Jadi
berdirilah tegap, berikatpinggangkan kebenaran dan berbajuzirahkan keadilan, 15.
kakimu berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera; 16. dalam
segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan
dapat memadamkan semua panah api dari si jahat, 17. dan terimalah ketopong
keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah, 18. dalam segala doa dan
permohonan. Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam
doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus.
SENIMENULISISIHATITUHAN
SENIMENULISISIHATITUHAN
No comments:
Post a Comment