MENYEDIAKAN "PERAHU" DI TENGAH
KESIBUKAN (10 Menit)
Masuk ke ayat 9: "Ia menyuruh murid-murid-Nya menyediakan sebuah perahu bagi-Nya
karena orang banyak itu, supaya mereka jangan sampai menghimpit-Nya."
Ini adalah detail
yang sangat menarik. Mengapa Yesus membutuhkan perahu? Apakah Yesus takut pada
orang banyak? Tentu tidak. Yesus menyuruh menyediakan perahu sebagai pembatas,
sebuah jarak aman (jarak spasial). Mengapa? Supaya Dia tidak terhimpit oleh desakan
fisik orang banyak, sehingga Dia tetap bisa mengajar mereka dengan efektif dari
atas perahu. Perahu itu memberikan ruang dan keheningan di tengah
kekacauan kerumunan.
Mari kita bawa ilustrasi dan ayat ini ke dalam konteks hidup kita hari ini sebagai masyarakat umum. Setiap hari, dari Senin sampai Sabtu, bahkan mungkin sampai Minggu, hidup kita dipenuhi oleh "himpitan" kerumunan dunia.
· Himpitan tagihan bulanan.
· Himpitan target pekerjaan dari atasan.
· Himpitan urusan rumah tangga dan anak-anak.
· Belum lagi himpitan notifikasi media sosial
di ponsel kita yang berbunyi setiap menit.
Pikiran kita begitu penuh sesak dan
berisik. Akibatnya apa? Kita tidak lagi bisa mendengar suara Tuhan yang lembut.
Kita terlalu lelah untuk membaca firman-Nya. Pelayanan kita di gereja menjadi
kering karena kita melayani dalam kondisi rohani yang terhimpit dan stres.
No comments:
Post a Comment